• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sektor Perikanan Riau Harus Jadi “Pemain Utama” di Program Ketahanan Pangan Nasional

“Kalau kita ingin hasil yang maksimal dan berkelanjutan, tentu teknologi harus dilibatkan. Baik dalam budidaya, tangkap, maupun pascapanen."

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Juli 2025
Sektor Perikanan Riau Harus Jadi “Pemain Utama” di Program Ketahanan Pangan Nasional

Nelayan di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir membersihkan papan panel surya di atas perahu | Foto: Melba Ferry Fadly.

119
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SEKTOR perikanan dan kelautan Provinsi Riau harus menjadi pemain utama dalam program ketahanan pangan nasional yang kini tengah dicanangkan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Laksamana TNI (Purn) Sumardjono, sejak dulu Riau telah berkontribusi besar di sektor ini. “Bahkan potensi perikanannya dikenal dunia. Masih ada harapan untuk membangkitkan kembali potensi itu,” katanya saat berkunjung ke Pekanbaru akhir pekan lalu.

Tidak hanya perikanan tangkap, menurutnya, Riau juga sangat potensial di perikanan darat [budidaya]. Namun, masih perlu dikelola secara serius dan berkelanjutan.

Sumardjono menilai, bahwa potensi tersebut sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang kini tengah dicanangkan pemerintah. Terutama untuk pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

“Dari program itu, salah satunya bisa dipenuhi dari sektor perikanan, terutama ikan sebagai sumber protein,” katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, nelayan tak perlu merasa khawatir jika hasil tangkapan cuma digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. “Untuk konsumsi sendiri, silakan. Sisanya bisa dijual untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

Sumardjono juga menekankan bahwa isu kelangkaan ikan seharusnya tidak menjadi kekhawatiran utama, selama pengelolaan dilakukan secara bijak dan berkelanjutan. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga tata cara penangkapan ikan agar tidak merusak ekosistem perairan.

“Kita tidak boleh semena-mena dalam menangkap ikan. Kelestarian lingkungan hidup harus tetap dijaga,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa kualitas dan kuantitas hasil perikanan harus didukung dengan teknologi modern agar produktivitas nelayan meningkat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

“Kalau kita ingin hasil yang maksimal dan berkelanjutan, tentu teknologi harus dilibatkan. Baik dalam budidaya, tangkap, maupun pascapanen,” tuturnya.***

Tags: kelautanperikanan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut
Insight

Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut

...

Read moreDetails
Riau Baru Dapai Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Riau Baru Dapat Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Warga Inhil Gugat Perpres BBM ke MA Karena Dianggap Tak Adil bagi Pengguna Pompong

Warga Inhil Gugat Perpres BBM Bersubsidi ke MA Karena Dianggap Tak Adil bagi Pengguna Pompong

Next Post
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2025, Simak Pergerakannya

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2025, Simak Pergerakannya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.