Angka Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Riau Kembali Naik, Ini Penjelasan Satgas

Rabu, 18 November 2020 09:30
Angka Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Riau Kembali Naik, Ini Penjelasan Satgas
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir. (Melba/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARUAngka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau kembali naik setelah dua pekan belakangan kasus terkonfirmasi melandai secara grafik. 

Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19 Riau, Pada Selasa, 17 November 2020, total angka kasus terkonfirmasi di Riau mencapai 239 orang. Hampir sama dengan rata-rata kasus terkonfirmasi harian pada Oktober 2020 lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menjelaskan, naiknya angka kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa kemarin seiring dengan meningkatnya jumlah sampel yang diuji di laboratorium biomolekuler di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

“Kenaikan kasus positif Covid-19 ini, setelah banyaknya masuk sampel swab ke laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad, dari beberapa daerah,” kata Mimi, Rabu, 18 November 2020 di Pekanbaru.

Baca: Calon Pemilih Pemula di Riau Hampir Berjumlah 15 Ribu

Dia menambahkan, tim penanganan tidak kaget dengan adanya kenaikan kasus terkonfirmasi itu lantaran sejak awal memang sudah diprediksi. Sampel swab yang masuk ke laboratorium biomolekuler RSUD mencapai 1.444 sampel. 

“Kemudian, laporan yang masuk dari daerah juga meningkat,” ungkapnya.

Dengan demikian, dalam catatan Satgas Penanganan Covid-19 Riau, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau menjadi 16.986 kasus.

Sedangkan untuk pasien yang sembuh dan pulang mengalami penurunan, hanya bertambah sebanyak 42 orang yang sembuh, total 14.380 orang. Sedangkan untuk pasien yang meninggal dunia bertambah 2 orang, total menjadi 395 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau dokter Indra Yovi menjelaskan masalah angka kematian akibat corona di Riau, patut menjadi perhatian. “Karena memang hampir setiap hari tercatat selalu ada yang meninggal dunia akibat corona. Jadi perlu jadi perhatian bersama,” ujarnya.

Sementara untuk kasus pasien yang sembuh dan pulang menurun bila dibanding hari-hari sebelumnya, Mimi menjelaskan, laporan yang masuk dari Kabupaten Kota, sesuai dengan data yang masuk. 

Sedangkan daerah juga masih melakukan verifikasi terhadap pasien yang sembuh, baik yang dari Orang Tanpa Gejala (OTG) atau yang dirawat di Rumah Sakit. 

“Kabupaten kota masih memverifikasi pasien yang sembuh. Sekarang kan kami menunggu hasil verifikasi mereka, dan yang masuk 86 orang yang sembuh. Bisa saja besok bertambah banyak yang sembuh,” jelas Mimi. (bpc2)