Anak 11 Tahun di Pekannaru Tercatat Positif COVID-19, Diduga dari Klaster BRK

Kamis, 30 Juli 2020 19:21
Anak 11 Tahun di Pekannaru Tercatat Positif COVID-19, Diduga dari Klaster BRK
Coronavirus. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Anak berusia 11 tahun di Pekanbaru, terkonfirmasi positif COVID-19. Dia adalah warga di Pekanbaru dan kini sudah diisolasi dari rawat di rumah sakit rujukan pemerintah. Diduga dia terpapar virus corona dari penyebaran klaster BRK (Bank Riau Kepri).

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau, anak berusia 11 tahun itu berinisial SEW. Dia diduga terpapar virus corona dari klaster BRK, MDH (42). SEW dikabarkan merupakan akan dari MDH.

Advertisement

“Dia merupakan kontak erat dari (anak) kasus terkonfirmasi ke 417 MDH (42) yang merupakan warga Pekanbaru,” bunyi rilis itu, Kamis, 30 Juli 2020.

Sebelumnya, satu lagi diduga pegawai di Bank Riau Kepri (BRK) terkonfirmasi positif COVID-19. Dia adalah pasien ke 417 dengan inisial MDH.

Baca: CUACA RIAU: Siang ke Sore Pekanbaru Bertpotensi Hujan

Berdasarkan keterangan tertulis yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau, hari ini, Kamis, 30 Juli 2020 pasien terkonfimasi positif MDH merupakan warga Pekanbaru.

“MDH terkonfirmasi positif berdasarkan kontak erat dari MJ (40) yang juga merupakan warga Pekanbaru,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir.

Sebelumnya, terhadap kasus positif 394 atas nama MJ sudah dibeberkan oleh pihak berwenang di Bank Riau Kepri, bahwa itu adalah karyawan mereka.

“Iya (MJ) merupakan salah satu karyawan di Bank Riau Kepri, tapi bukan bagian pelayanan nasabah, melainkan karyawan di bagian manajemen di kantor pusat,” kata Direktur Operasional Bank Riau Kepri Denny Mulya Akbar.

Dalam keterangan tertulis itu, juga disebutkan bahwa MDH terkonfirmasi positif merupakan kontak erat dari (teman) kasus terkonfimasi dari MJ.

Untuk diketahui, hari ini, tercatat penambahan kasus sebanyak 11 kasus. Dengan demikian total kasus berjumlah 426 orang.

Dengan rincian isolasi mandiri 5 sebanyak orang, yang rawat di rumah sakit 104 orang, sembuh 305 orang dan 12 meninggal dunia. (bpc2)