• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

RAPP di Balik Ukiran ‘Coretan’ Batik Candi Muara Takus

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Agustus 2022
141
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ADA yang tak biasa jika melongok ke Stand PT RAPP pada acara Bagholek Godang Festival 2022 Kampar, pada 6 Agustus 2022. 

Di stand itu tak cuma terpanjang dokumentasi tentang produk olahan kertas — yang menjadi produk unggulan perusahaan pulp and paper itu — tapi juga terlihat peralatan mesin, pompa, lengkap dengan perangkat pendukungnya, ataupun informasi tentang jenis-jenis kayu akasia. 

Tapi ada beberapa helai kain batik beraneka motif yang dipamerkan kepada pengunjung. Salah satu motif batik yang berhasil mencuri perhatian, yakni Batik Candi Muara Takus.

“Keindahan Candi Muara Takus telah menjadi inspirasi bagi program batik masyarakat Kampar binaan program CD RAPP,” kata General Manager (GM) Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP, Wan Mohd Jakh Anza.

Batik bermotif Candi Muara Takus hanya satu dari sekian produk kerajinan masyarakat di Kampar, Riau, bergerak dibawah binaan RAPP. 

Menariknya, produk-produk kerajinan ini terbukti berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Batik khas Riau bermotif Candi Muara Takus ini mungkin baru dikenal, namun sepak terjangnya patut diacungi jempol. 

Tidak cuma dilirik oleh pasar lokal, tapi keunikannya mampu menyedot perhatian internasional.

Buktinya, motif Candi Muara Takus Kampar yang jadi primadona di ajang Internasional Ipoh Fashion Week di Malaysia — sebuah ajang fashion internasional yang digelar di Negeri Jiran di tahun ini.

Tercatat dari 400 kunjungan 30% lebih produk lokal terjual. 

Adapun produk yang paling banyak diburu adalah batik khas Kampar bermotif Candi Muara takus.

Lebih jauh mendalami tentang batik, seorang ahli dan peneliti batik Indonesia Ismadi menyebut, batik memang berawal dari Jawa dan merupakan pakaian kebesaran raja raja Jawa sejak Kerajaan Majapahit didirikan. 

Sekitar akhir abad ke-18, batik mulai dikenalkan kepada masyarakat di luar keraton. Sejak saat itu, motif batik berkembang dengan pesat. 

Tiga daerah yang sangat eksis memproduksi batik adalah Lasem, Solo dan Pekalongan.

Pendapat Ismadi, berbeda dengan pemerhati sejarah Kerajaan Muara Takus,  Kampar, Hikmat Ishak. 

Menurut Hikmat, kebudayaan membatik itu justru sudah ada di Kerajaan Muara Takus yang kini masuk wilayah Kabupaten Kampar Riau, pada abad ke-4 Masehi. 

Dia berkata, bukti bahwa batik sudah ada pada abad ke-4, terlihat dari beberapa relief  yang ditemukan di sekitar percandian Muara Takus. 

Di dalam ‘relief’ (atau fragmen arca dan inskripsi mantra, pahatan vajra, gulungan daun emas dengan permukaan ukiran berpahat bunga dan mantra) serta pecahan tembikar, ditemukan gambar atau lukisan dengan motif batik yang hingga saat ini, masih dipertahankan pembatik asal Muara Takus Kampar. 

“Batik ini diberi nama Batik Muara Takus,” kata Hikmat.

Bahkan, hingga kini, masih ditemukan pembatik asal Muara Takus yang membuat batik dengan corak-corak seperti di dalam relief dan potongan tembikar yang ditemukan di areal candi. 

Menurut Wan Jakh, batik ini memiliki keunikan tersendiri dibanding motif batik lain. 

Hal ini tentu memberikan peluang besar dan potensial untuk kembangkan, yang mana tujuannya tak lain untuk mengangkat perekonomian masyarakat lokal dengan mengedepankan produk-produk lokal. 

Itulah salah satu alasan mengapa CD RAPP hadir untuk mengambil bagian, termasuk dalam agenda Bagholek Godang Festival 2022 di Kampar, Riau.***

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

KSBSI Riau Apresiasi Kinerja Herry Heryawan Usai Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri
Regional

KSBSI Riau Apresiasi Kinerja Herry Heryawan Usai Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri

...

Read moreDetails

Perluas Investasi ke Luar Negeri, Danantara Dirikan Anak Usaha di Hong Kong

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dugaan Kerja Paksa, AS Tahan Produk Sawit 2 Perusahaan Indonesia

Spesifikasi Garmin CIRQA, Smart Band Pertama Garmin Tanpa Layar untuk Pantau Data Kesehatan

Spesifikasi Garmin CIRQA, Smart Band Pertama Garmin Tanpa Layar untuk Pantau Data Kesehatan

Rohid dan Gakkum Periksa 8 Perusahaan Sawit di Kuansing, Temukan Sejumlah Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Honda Supra GTR 150, Motor Bebek Super Cub dengan Mesin DOHC, Cek Harga OTR!

Honda Supra GTR 150, Motor Bebek Super dengan Mesin DOHC, Cek Harga OTR!

Next Post

Dukung Penuh Bagholek Godang di Kampar, PT RAPP Tampilkan Program dan Produk Unggulan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.