• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pilkada Riau 2020, Direktur Executive MDI Waspadai Pemilih Milenial Agar tidak Terkontaminasi Politik Amoral

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 Agustus 2020
Pemilih milenial

Direktur Executive Milenial Demokrasi Institute Romaito Azhar.

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Direktur Executive Milenial Demokrasi Institute (MDI) Romaito Azhar mewanti-wanti agar pemilih milenial di Riau tidak terkontaminasi politik amoral (tidak bermoral) — praktik poltik buruk yang tidak mengedepankan nilai-nilai norma seharusnya.

“Faktanya anak muda milenial mereka adalah penikmat bonus demografi. Mereka memiliki potensi sumberdaya manusia, yang generasi sebelumnya tidak bisa atau bahkan tidak memiliki pengalaman, sebagaimana anak muda yang lahir di era milenial ini,” ungkapnya kepada Bertuahpos.com, Kamis, 27 Agustus 2020.

Sebab itu, pemilih milenial harus disadarkan terhadap peran dan fungsi mereka sebagai agen perubahan. Para milenial di era ini harus menjadi penikmat bonus demografi. Perlu didesak kepada pihak-pihak terkait, agar jangan sampai membiarkan anak muda — dalam bingkai politik — salah dalam menentukan pilihan untuk pemimpin mereka kedepan. 

Azhar berpendapat, keinginan politik kaum mudah selayaknya dijaga agar tidak terkontaminasi oleh hegemoni ‘pejabat’ dan politisi amoral, yang cacat dalam berproses, baik secara sosial maupun dalam organisasi politik. 

Potensi kaum muda sudah seharusnya tidak dapat ditawar dengan lirikan-lirikan kepentingan, yang tidak memberikan ruang kepada mereka untuk berfikir. Sebab ini akan menjadi urusan urgen bagaimana milenial menggadapi masa depan. Apalagi sampai harus dirusak dan ‘melacurkan diri’ dalam lingkaran politik uang.

“Kaum muda harus sadar bahwa mereka seharusnya merubah apa yang tidak relevan  dengan zamannya, dan meninggalkan apa yang tidak sesuai dengan keinginannya,” sebut Azhar. (bpc2)

Tags: pemilih milenialPemilih mudah
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pilkada riau 2024, sampah menumpuk di pekanbaru, pilgub riau
Berita

Jelang Pilkada Riau 2024, Parpol Harus Mampu Berdayakan Potensi Pemilih Milenial dan Generasi Z

...

Read moreDetails
Next Post

China Tembakkan Rudal di Laut China Selatan, 'Ini Peringatan untuk AS'

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.