Pilkada 2020, Ada 2,6 Juta Pemilih di Riau

Rabu, 15 Juli 2020 16:34
Pilkada 2020, Ada 2,6 Juta Pemilih di Riau
Pencoblosan suara suara oleh pemilih. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – KPU Riau mencatat data sementara ada 2,6 juta pemilih di Riau. Mereka akan memilih di pilkada serentak 2020 nanti.

Anggota KPU Provinsi Riau Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Abdul Rahman menjelaskan bahwa 2,6 juta pemilih di Riau ini tersebar di 9 kabupaten/kota.

Advertisement

“Angka pastinya sampai saat ini, jumlah pemilih di Riau ada 2.661.599 pemilih,” kata Abdul Rahman, Rabu 15 Juli 2020.

2,6 juta pemilih ini tersebar di 8.347 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 1.290 desa/kelurahan, 116 kecamatan, dan 9 kabupaten/kota.

Baca: COVID-19 : Bandara Dibuka, Warga Riau Diminta Waspada

Cek Online NIK

Abdul Rahman juga meminta masyarakat memeriksa Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara online untuk memastikan sudah terdaftar di Pilkada 2020.

Caranya, bisa dengan mengunjungi website KPU, www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Atau, juga bisa aplikasi lindungihakpilihmu untuk melihat apakah NIK sudah terdaftar.

“KPU mengajak masyarakat mengecek NIK online secara bersama-sama di 270 daerah yang menyelenggarakan pemilihan 2020,” kata dia.

Tujuan pengecekan online ini, lanjut Rahman, adalah untuk mengetahui sejak awal apakah nama kita sudah masuk atau belum sebagai calon pemilih.

Jika belum terdaftar, masyarakat bisa secepatnya menyampaikan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Atau bisa langsung juga ke sekretariat Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang ada di setiap kantor desa dan kelurahan,” tambah dia.

Rahman mengajak masyarakat beramai-ramai mengecek NIK di aplikasi tersebut. Jika ada warga yang berada di luar daerah pemilihan, agar secepatnya mengkonfirmasikan agar tetap terdata oleh PPDP.

Tahapan selanjutnya adalah pencocokan dan penelitian (coklit) yang akan dilakukan oleb PPDP. Kegiatan coklit akan dilakukan dari tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

“Silahkan tunggu PPDP mendatangi rumah kita untuk melakukan coklit data,” ujar Abdul Rahman. (bpc4)