Ridwan Kamil Ingin Beri Masukan Soal Istana Negara Garuda, ‘Kalau Pak Jokowi Beri Waktu’

Selasa, 06 April 2021 11:12
Ridwan Kamil Ingin Beri Masukan Soal Istana Negara Garuda, ‘Kalau Pak Jokowi Beri Waktu’

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkeinginan untuk memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo [Jokowi] terkait desain Garuda Istana Negara.

Soal pradesain Garuda Istana Negara itu, belakangan memang mencuri perhatian publik sehingga ramai dibicarakan di sosial media. 

Advertisement

Ridwan Kamil ingin sekali memberikan masukan, bahkan dirinya menawarkan diri. Dia juga berbicara soal akar masalah ramai-ramai pradesain Garuda Istana Negara itu.

“Saya, kalau Pak Jokowi memberikan waktu, tentulah ingin memberikan masukan-masukan, terutama di prosesnya,” kata Kang Emil di gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 5 April 2021.

Baca: Ekonomi Indonesia Anjlok, Eddy Soeparno: Ahli Hisap Juga Stop Beli Rokok

Ridwan Kamil menyebut penilaian terhadap pradesain Garuda Istana Negara bersifat subjektif. 

Menurutnya, masyarakat pasti ada yang suka dan tidak suka terhadap pradesain Garuda Istana Negara dan itu tidak jadi masalah.

Dianya sarankan, proses yang bisa dilakukan pemerintah dengan melakukan sayembara terbuka seluas-luas

“Kalau ini kan hasil proses yang sedikit, sehingga merasa tidak terwakili. Makanya kritikannya banyak sekali,” ucapnya.

Dia tak ingin ada masyarakat yang menilai nantinya bangunan ‘Istana Garuda’ tidak ramah lingkungan. Sebab, desain bangunan istana negara di ibu kota baru itu masih sebatas visual.

“Kan belum tahu jeroannya seperti apa, itu baru visualnya. Jangan membedah sesuatu yang tidak terlihat,” katanya.

“Ini lebih pada proses, jadi yang dipermasalahkan itu bukan bentuk, bukan sistem. Tapi prosesnya kok tiba-tiba ada desain untuk bangunan yang sangat sakral, tapi proses pelibatan partisipasi masyarakat dalam bentuk sayembaranya tidak transparan,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, pradesain Garuda Istana Negara di ibu kota baru nanti telah beredar di publik dan bikin heboh. 

Asosiasi arsitek hingga netizen melontarkan kritik keras terhadap desain yang dilengkapi Garuda berukuran besar itu.

Intinya, mereka menilai desain tersebut tidak mencirikan kemajuan peradaban bangsa Indonesia di era digital dengan visi yang berkemajuan, era bangunan emisi rendah, dan pasca-COVID-19 (new normal). 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya buka suara menanggapi kehebohan tersebut.

Jokowi mengatakan bahwa tahun lalu Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) mengundang beberapa arsitek dan seniman untuk memberikan masukan dan gagasan mengenai bangunan ikonik di ibu kota negara yang baru.

“Sejumlah usulan pun masuk. Salah satunya adalah pradesain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan beliau sarat dengan filosofi lambang Burung Garuda sebagai pemersatu bangsa sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” terang Jokowi dalam akun Instagram @jokowi, Jumat, 2 April 2021.

Namun, Jokowi menegaskan, karya pematung Nyoman Nuarta itu masih pradesain atau dengan kata lain masih usulan dan butuh masukan dari berbagai pihak.

“Usulan ini, sekali lagi, masih pada tahap pradesain. Karena itu, saya sangat mengharapkan masukan dari Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara semua tentang pradesain Istana Negara ini. Saya menginginkan Istana Negara tidak hanya dikenang sebagai tempat Presiden bekerja atau menjadi simbol kebanggaan bangsa, tapi juga mencerminkan kemajuan bangsa,” tutur Jokowi. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 23 April 2021 14:25

TNI Yakini KRI Nanggala 402 Kini Dalam Posisi Diam

KRI Nanggala 402

Jumat, 23 April 2021 13:25

Aktivitas Penumpang Mudik di Terminal BRPS Pekanbaru Kian Menurun

Rata-rata penurunan jumlah penumpang 5-10%.

Jumat, 23 April 2021 13:00

Guys, Berikut Ini Rekomendasi 5 Baju Lebaran Keluarga Paling Hits

Baju Lebaran Keluarga Paling Hits

Jumat, 23 April 2021 12:35

3 Roket Sasar Tentara AS di Baghdad

Serangan Roket