Kisah Iwan Fals Konser di Pekanbaru Mendekam di Tahanan Karena Lagu

Kamis, 03 September 2020 18:41
Kisah Iwan Fals Konser di Pekanbaru Mendekam di Tahanan Karena Lagu
Iwan Fals.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Musisi papan atas Iwan Fals pernah punya pengalaman tidak menyenangkan saat dia melakukan konser di Pekanbaru, Riau. Pemilik nama Virgiawan Listanto, pernah diangkut petugas berseragam aparat karena lagu yang dia nyanyikan di atas panggung.

Pengalaman ini diungkapkan Iwan Fals saat menjadi nara sumber di acara Kick Andy. Sepenggal pengalamannya itu dia ceritakan kepada sang host, Andy F Noya, dalam sebuah tayangan acara tersebut yaag diunggah kembali di akun YouTube.

Advertisement

Iwan mengatakan, ketika itu masih rezim Orde Baru. Dia begitu cemas dan takut. Namun, sebagai warga biasa dia harus mengikuti arahan petugas. Iwan diinterogasi. “Waktu diinterogasi, di sebelah saya juga ada orang yang diinterogasi. Kasusnya kalo nggak salah penyeludupan bawang, entah apa lah. Tapi waktu itu, jempol kakinya dijepit dengan kaki kursi yang dia duduki sendiri,” ungkapnya.

Pelantun Lagu Bento ini mengaku sempat down ketika melihat pemandangan itu. Bahkan dia sempat menangis. Setelah ditahan beberapa hari dia diperbolehkan pulang. Lagu yang dibawakan Iwan Fals saat itu, adalah Mbok Tini. “Menurut saya lagu itu biasa saja, tidak ada yang sensitif menurut saya. Tapi memang ada kata yang diganti dengan nama Soeharto (Presiden RI ketika itu),” ungkap Iwan.

Baca: Kick off Sensus Penduduk September 2020, BPS Riau: Ini Milik Bersama

Dia mengatakan, Lagu Mbok Tini bercerita tentang seorang pria dengan masa hidup kelam, dan seorang PSK yang bertemu dan menjalin asmara hingga membina rumah tangga. Tapi karena tuntutan ekonomi, keduanya kembali ke masa-masa kelam. “(Di Jawa) saya nyanyi Lagu Bengkar aman-aman saja. Enggak tahu di Pekanbaru bisa kena. Ya mungkin karena apes-nya,” ungkapnya.

Pengalaman ini, kata Iwan Fals tak kan pernah dilupakannya, dan menjadi salah satu kenangan berharga dalam sejarah perjalanan karirnya sebagai musisi. Sang Maestro memang dikenal dengan lirik lagunya yang tajam, mengkritik kekuasaan dan kesewenang-wenangan penguasa. 

Selain itu lagu-lagu Iwan juga banyak kritik sosial, terutama terhadap lingkungan dan tragedi-tragedi besar yang terjadi di Tanah Air. Iwan Fals bahkan pernah menjadi cover Majalah Times. 

Menurutnya, pada dasarnya dia bukanlah sosok yang anti dengan rezim pemerintah ketika itu. Dia juga tidak seperti yang banyak orang kirakan, kritik lantang, dan berani. Kata, Iwan, sosoknya sama dengan kebanyakan manusia dan musisi lainnya. Hanya saja, Fans OI ini sudah dikenal dengan lagu-lagunya yang mengkritik sehingga identitas itu benar-benar dia tonjolkan.

Kini sudah 45 tahun berlalu perjalanan karir musiknya. Tepat 3 September 2020, Virgiawan Listanto ini berusia genap berusia 59 tahun. Perjalanan karir Iwan Fals tentu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. 

Dia bahkan merintis karir musik dari kalangan bawah. Menjadi penyanyi dari panggung ke panggung saat ada hajatan, mengamen, dan banyak hal-hal lain yang susah payah dia lakukan sebelum berhasil berada di posisi tertinggi dalam puncak karir musiknya. (bpc2)