Air Gambut Riau Hitam dan Kotor? Sekarang, Dulu Lain

Minggu, 12 Juli 2020 15:03
Air Gambut Riau Hitam dan Kotor? Sekarang, Dulu Lain
Air gambut. (Foto: YMI)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Air gambut di Riau tampak hitam dan juga kotor.

Air ambut di Riau juga sudah banyak yang tercemar. Baik oleh kegiatan masyarakat biasa, ataupun tercemar oleh limbah industri perkebunan.

Advertisement

“Sekarang sudah tercemar. Kalau dulu, lain,” ujar Kepala Dusun II Kampung Penyengat, Siak, Anji Mardiator saat berbincang dengan bertuahpos.com beberapa waktu lalu.

Diceritakan Anji, dulunya, tanah gambut di kampungnya memilili air yang sehat. Warnanya memang hitam, namun bukan karena kotor dan tercemar.

Baca: Aliansi Petani Gambut Riau Tolak BRG Dibubarkan, ‘BRG Hadir Bantu Petani’

“Dulu air di kampung kami ini sehat. Air ini kan dari gambut, air akar paling murni,” kata dia.

Namun, kini, air di Kampung Penyengat tak bisa lagi dikonsumsi. Pencemaran telah mengubah segalanya.

“Dengan kondisi tercemar seperti ini, tidak bisa lagi di konsumsi,” kata Anji.

Dalam pantauan bertuahpos.com, air di Kampung Penyengat di beberapa kampung disekitarnya memang tampak kehitaman.

Anji sendiri menyebutkan air tersebut memang masih tampak hitam alami, namun sebenarnya sudah tak sehat lagi.

Derajat Keasaman Tinggi

Sementara itu, periset pada Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ignatius DA Sutapa menyebutkan derajat keasaman (pH) pada air di lahan gambut itu tinggi.

PH air dari lahan gambut menurut Igantius berada di angka 2,7 hingga 4. Adapun pH yang netral adalah 7.

Selain itu, warna hitamnya ternyata mengandung senyawa organik yang bernama trihalometan. Senyawa ini bersifat karsinogenik, atau menjadi pemicu munculnya kanker.

Ignatius mengatakan, sebelum dikonsumsi, air yang berasal dari lahan harus diolah terlebih dahulu hingga layak minum. (bpc4)

Berita Terkini

Sabtu, 15 Agustus 2020 10:31

Objek Wisata Sungai Gelombang, Bagus nggak sih?

#OBJEKWISATA #SUANGAIGELOMBANG

Sabtu, 15 Agustus 2020 10:10

Dihancurkan Munchen, Presiden Barcelona: Kami Minta Maaf

#BARCELONA

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:36

Emas Logas Zaman Jepang Tersimpan di Pekanbaru?

#SEJARAH

Sabtu, 15 Agustus 2020 08:37

Cuaca: Kuansing Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

#CUACA

Sabtu, 15 Agustus 2020 04:16

Pembantaian, Barcelona Dilibas Bayern Munich 2-8

#CHAMPIONS

Jumat, 14 Agustus 2020 18:21

Sudah 3 Hari Demam, Warga Siak Ini Positif Corona

#COVID-19