• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Zat Kimia dalam Makanan Ini Perlu Diwaspadai

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 Juli 2022
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Tak mengherankan bila Anda tak banyak tahu zat apa saja yang masuk dalam perut melalui makanan setiap hari. Begitu banyaknya makanan yang ditambah zat kimia atau bahan tambahan pangan (BTP) membuat Anda kerap tak lagi waspada.  Padahal zat kimia, lemak trans, gula, dan garam berpotensi merusak kesehatan bila kadarnya melewati batas yang ditentukan.

Sayangnya zat tersebut kini sudah digunakan hampir di seluruh makanan. Termasuk makanan yang dipertimbangkan sehat, seperti ikan atau beras. Berikut beberapa zat kimia yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan yang perlu Anda waspadai :

1. Nitrat

Zat ini biasa digunakan untuk mempertahankan warna dan aroma pada daging, ikan, berserta produk olahannya. Penelitian Harvard pada 2010 membuktikan 1,8 ounce asupan daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga 42 persen dan penyakit diabetes tipe 2 hingga 19 persen.

Pada riset ini menggunakan hewan, peneliti membuktikan nitrat mengakibatkan pengerasan pembuluh darah dan menurunkan toleransi pada gula. Menurut American Cancer Society, nitrat juga diketahui sebagai penyebab kanker pada hewan. Meski begitu, dampak buruk belum diketahui pasti apakah juga terjadi pada manusia.

Untuk menurunkan risiko terkena penyakit tersebut, sebaiknya hindari terlalu sering mengkonsumsi daging olahan seperti sosis, bacon, burger dan sejenisnya. Peneliti Harvard menyarankan, batasi konsumsi daging olahan cukup sekali seminggu untuk meminimalkan risiko.

2. Merkuri

Ketakutan pada merkuri menyebabkan banyak orang menolak konsumsi ikan laut. Padahal dengan kandungan asam lemak omega 3, hidangan ikan tidak layak dilewatkan.

Pemerintah Amerika bahkan mengeluarkan peringatan pada kelompok berisiko, misalnya wanita hamil, menyusui, dan anak, untuk menghindari beberapa jenis ikan dengan kadar merkuri tinggi.

Keracunan merkuri mengakibatkan kebingungan, minim koordinasi gerakan, berkunang-kunang, lemah otot, dan mengganggu perkembangan saraf pada anak. Environmental Protection Agency (EPA memperingatkan, “Derajat paparan merkuri bergantung pada jumlah dan jenis ikan yang dimakan. Kunci penting kesehatan per individu bergantung pada pola konsumsinya masing-masing.”

3. Bisphenol A (BPA)

BPA ditemukan dalam makanan kaleng dan berwadah plastik. Biasanya orang terkespos BPA melalui pola makan. BPA bisa bercampur pada makanan dan minuman, saat wadah tersebut dipanaskan.

Menurut National Institute of Environmental Health Sciences, BPA merupakan pengganggu endokrin dan berperan penting dalam mengganggu keseimbangan hormon, hingga menyebabkan kanker payudara dan prostat. BPA juga berperan dalam jumlah sperma yang rendah, masalah tingkah laku, obesitas, diabetes tipe 2, dan daya tahan tubuh yang lemah.

Menurut toksikologis Patricia Rosen, BPA menimbulkan ancaman kecil dalam jumlah sedikit. Namun paparan yang terus menerus akan meningkatkan faktor risiko. Sebagai pencegahan, Rosen menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan kalengan dan tidak memanaskan hidangan dalam wadah plastik.

4. Arsenik

Di Amerika, arsenik ditemukan secara alami dalam air tanah. Ketika arsenik anorganik dalam jumlah cukup besar masuk ke dalam air atau tanah pertanian, maka air yang diminum dan tanaman yang dihasilkan berbahaya bila dikonsumsi.

Menurut juru bicara American Academy of Nutrition and Dietetics, Heather Mangieri, arsenik dalam air sejauh ini belum menimbulkan masalah. “Populasi yang harus diawasi adalah mereka yang banyak mengkonsumsi nasi,” kata Heather.

Pengawasan ini dilakukan atas bayi yang makan sereal, vegan dengan sayurannya, dan penderita celiac disease yang tidak boleh terlalu banyak makan padi-padian. Tips menghindari arsenik bagi yang mengkonsumsi beras adalah, pastikan beras sudah dicuci bersih dengan perbandingan saat memasak adalah 6 gelas air untuk 1 gelas beras.

5. Pewarna buatan

Riset yang dipublikasikan The Lancet pada November 2007 menemukan adanya “efek yang merugikan” pada anak usia 3, 8, dan 9 tahun dari minuman serta makanan yang menggunakan pewarna buatan. Riset yang dilakukan peneliti asal Southampton University ini menemukan, kecanduan pewarna buatan meningkatkan hiperaktivitas pada anak.

Sebuah meta-analysis yang diterbitkan  American Academy of Child and Adolescent Psychology pada Januari 2012 juga menemukan adanya hubungan, antara pewarna buatan dengan ADHD (attention deficit hyperactivity disorder).  Riset tersebut memperkirakan 8 persen anak dengan ADHD memiliki gejala yang berhubungan dengan pewarna makanan. Namun hasil ini masih membutuhkan riset lanjutan.

Untuk mencegah paparan pewarna buatan pada anak, orangtua sebaiknya membatasi makanan yang menggunakan pewarna. Akibat yang merugikan ini meyakinkan Eropa melalui Food Standards Agency, untuk melarang penggunaan sejumlah pewarna buatan antara lain Blue Dye no. 1 dan Yellow Dye No. 5.

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post
Kemenangan Palestina, musdalub MUI Riau

Soal Kisruh di Internal MUI Riau, Ustaz Yana Mulyana: Rencana Musdalub Tak Bisa Dielakkan Lagi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.