Media dan Lingkungan Dapat Menyebabkan Anoreksia

Sabtu, 21 September 2013 14:59
BERTUAHPOS – Anoreksia adalah gangguan makan yang menyebabkan seseorang terobsesi dengan berat badannya. Penderita anoreksia biasanya mencoba untuk mengontrol berat badan di bawah standar bentuk tubuh ideal. Demi mencegah peningkatan berat badan, penderita anoreksia rela kelaparan dan berolahraga berlebihan.
 
Sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, sebenarnya belum jelas penyebab pasti dari kondisi ini. Namun para ahli menduga kalau anoreksia adalah gabungan dari tiga faktor ini.
  • Biologis, mungkin ada perubahan gen dalam tubuh yang sifatnya lemah dan bisa memicu anoreksia. Sayangnya gen tersebut belum bisa terdeteksi.
  • Psikologis, karakter emosional juga diduga bisa memicu anoreksia. Misalnya wanita muda yang begitu mendambakan kesempurnaan akhirnya lebih mudah terkena anoreksia.
  • Lingkungan, berbagai media dan masyarakat memperkenalkan para model yang kurus dan tampak sukses. Hal itu tidak langsung menciptakan pola pikir bahwa dengan kurus, semua orang pasti bisa sukses.
Sementara itu, ada pula beberapa faktor yang mampu meningkatkan risiko seseorang terkena anoreksia. Apa saja? Simak selengkapnya.
 
  • Wanita, anoreksia lebih banyak ditemukan pada remaja perempuan dan wanita dewasa. Meskipun kini semakin banyak pula penderita anoreksia pria.
  • Berusia muda, anoreksia juga umum diderita remaja. Namun sebenarnya semua orang berisiko. Hanya saja usia muda identik dengan sensitivitas yang tinggi sehingga mereka lebih rentan terkena anoreksia.
  • Genetik, perubahan pada gen tertentu membuat seseorang berisiko tinggi terserang anoreksia.
  • Sejarah keluarga, mereka yang punya orang tua, saudara kandung atau anak dengan anoreksia juga berisiko terkena kondisi serupa.
  • Perubahan berat badan, adanya perubahan berat badan biasanya memicu komentar dari orang-orang sekitar. Akibatnya, seseorang menjadi stres dan terkena anoreksia.
  • Perubahan, entah itu sekolah baru, rumah, pekerjaan, hubungan, atau kematian, perubahan apapun bisa memicu stres emosional dan meningkatkan risiko anoreksia.
  • Olahraga dan aktivitas, atlet, artis, penari, dan model berisiko tinggi terkena anoreksia. Kenapa demikian? Sebab beberapa dari mereka dituntut dari awal untuk punya berat badan kurus.
  • Media dan lingkungan, media elektronik maupun cetak sering menampilkan model kurus. Sehingga hal itu membuat seseorang ingin mendapatkan bentuk tubuh serupa dan meningkatkan risiko anoreksia.
Jika dibiarkan, anoreksia bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Seperti anemia, masalah jantung, tulang keropos, gagal ginjal, stres, depresi, sampai kematian. Jadi sebelum terlambat, sembuhkan anoreksia secepatnya.
 
 
(merdeka.com)