Walikota Pekanbaru Perintahkan Tindak Tegas Rumah Ibadah yang Masih Kumpulkan Orang Banyak

Jumat, 27 Maret 2020 12:11
Walikota Pekanbaru Perintahkan Tindak Tegas Rumah Ibadah yang Masih Kumpulkan Orang Banyak

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU—Walikota Pekanbaru, Firdaus mengeluarkan intruksi sebagai tindaklanjut arahan presiden mengenai kegiatan mengumpulkan orang banyak di rumah ibadah.

“Guna pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru dipandang perlu upaya kita bersama untuk melawan Covid-19. Salah satunya dengan menjaga jarak (social distancing),” bunyi poin pertama dalam intruksi yang ditujukan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Pekanbaru.

Poin kedua dari instruksi itu berbunyi; saat ini diberbagai tempat di Pekanbaru masih terdapat atau ditemukan kegiatan keramaian, kerumunan, atau berkumpulnya orang banyak. Hal ini dianggap bertentangan dengan Surat Edaran Walikota Pekanbaru Nomor: 100/SETDA-TAPEM/661/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Tindaklanjut Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Sedangkan penekanan dari instruksi ini terdapat pada poin ketiga, Walikota Pekanbaru memerintahkan kepada Tim Gugus Tugas, khususnya Kapolresta Pekanbaru, Komandan Kodim 0301/Pekanbaru, dan Kepala Satpol-PP Pekanbaru serta unsur terkait lainnya, agar menertibkan secara tegas rumah ibadah yang masih melakukan kegiatan mengumpulkan orang banyak—umat (jemaah) mesjid, gereja, vihara dan lainnya—sesuai dengan ketentuan hukum berlaku.

Baca: Kebijakan Walikota Pekanbaru Soal Sekolah Tatap Muka Berpotensi Munculkan Klaster Sekolah

BACA JUGA:  Tinjau Peternakan Burung Puyuh, Ketua PKK Siak Sebut Bisa Menambah Omset Bagi Kaum Ibu di Tengah Covid-19

Gubri Nyatakan Ikut Fatwa MUI

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa pemprov ikut fatwa yang dikeluarkan Majlis Ulama Indonesia (MUI) tentang larangan salat berjamaah di mesjid. 

Alasannya, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Riau, sebab mesjid dan rumah ibadah lainnya cenderung mengumpulkan orang dalam jumlah banyak dalam satu tempat. 

Hal ini menurut Gubri sangat berpotensi memudahkan Covid-19 tertular kepada orang lain. “Kami sudah ikut fatwa MUI, bahwa tidak ada lagi salat berjemaah di Mesjid. Dari pihak Kristiani di Riau, juga menyatakan bahwa mereka setuju. Mereka menjamin tak ada lagi kegiatan keramaian di gereja,” katanya.

Dia berharap hal ini bisa dipahami oleh masyarakat sebagai salah satu bentuk dukungan membantu pemerintah dalam mengatasi Corona yang kini telah mewabah di Tanah Air. (bpc3)

Berita Terkini

Minggu, 01 Agustus 2021 20:08

10 Ciri – Ciri Pinjol Ilegal Versi OJK

Ciri – ciri Pinjol Ilegal

Minggu, 01 Agustus 2021 19:32

BMKG: Potensi Hujan Merata di Riau Malam Ini

Cuaca Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 16:30

Varian Delta Sebabkan Kasus Corona Dunia Naik Hingga 80%

Covid-19 Dunia

Minggu, 01 Agustus 2021 15:05

Karhutla di Dumai dan Kuala Cenaku Masih Belum Padam

Karhutla Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 14:39

Ginting: Saya Tak Punya Waktu Memikirkan Kekalahan Ini

Olimpiade 2020

Minggu, 01 Agustus 2021 13:31

Saat Amerika dan Aceh Berperang

Aceh

Minggu, 01 Agustus 2021 13:18

Polisi Sebut Sudah Terima Laporan Terkait Kasus  BRI Life

BRI Life