• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IDEAS: Tekanan Daya Beli Kelas Menengah Berpotensi Sebabkan Nilai Ekonomi dari Zakat Fitrah 2026 Menurun

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Maret 2026
IDEAS: Tekanan Daya Beli Kelas Menengah Berpotensi Sebabkan Nilai Ekonomi dari Zakat Fitrah 2026 Menurun

Tekanan Daya Beli Kelas Menengah Berpotensi Sebabkan Nilai Ekonomi dari Zakat Fitrah 2026 Menurun

198
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Lembaga riset Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) merilis proyeksi terbaru yang menunjukkan adanya koreksi nilai ekonomi pada potensi zakat fitrah nasional tahun 2026. Meskipun jumlah pembayar zakat (muzakki) diprediksi meningkat, nilai total zakat fitrah dalam rupiah justru menyusut akibat penurunan harga beras dan pergeseran pola konsumsi masyarakat ke komoditas yang lebih murah.

Berdasarkan hasil riset tersebut, potensi zakat fitrah pada Ramadan 2026 diperkirakan berada pada kisaran 480,1 hingga 541,4 ribu ton beras. Jika dikonversi, nilai ini setara dengan Rp6,4 triliun hingga Rp7,1 triliun. Angka ini mencatatkan penurunan dibandingkan potensi tahun 2025 yang sempat menyentuh angka Rp6,8 triliun hingga Rp7,5 triliun dengan volume beras 476,3 hingga 536,8 ribu ton.

Peneliti IDEAS, Tira Mutiara, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan anomali ekonomi di mana pertumbuhan kuantitas tidak sejalan dengan pertumbuhan nilai. “Meskipun secara volume (jumlah muzakki) meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ekonominya justru diproyeksikan menurun,” tulis Tira dalam keterangan resminya belum lama ini.

Penurunan nilai ini dipicu oleh dua faktor fundamental ekonomi. Pertama, adanya normalisasi harga beras dari rata-rata Rp16.000 per kilogram pada periode sebelumnya menjadi kisaran Rp15.000 per kilogram. Kedua, terdapat indikasi kuat bahwa rumah tangga mulai beralih dari beras premium ke beras medium atau yang lebih terjangkau akibat tekanan biaya hidup.

Tira merinci bahwa penurunan potensi rupiah ini mencapai angka 5,5 hingga 6,39 persen. “Secara volume zakat fitrah meningkat karena jumlah muzakki bertambah. Namun jika dikonversi ke nilai rupiah, potensinya justru menurun sekitar 5,5–6,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan rata-rata harga beras yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Fokus utamanya adalah kontraksi ekonomi yang mulai merambah kelompok menengah atas. IDEAS mencatat penurunan nilai zakat paling signifikan terjadi pada desil ini, yakni turun sekitar 8,9 persen dari Rp3,8 triliun menjadi Rp3,5 triliun. Data ini diperkuat dengan turunnya jumlah kelas menengah sebanyak 1,1 juta orang serta penurunan indeks tabungan kelas menengah menurut Mandiri Saving Index per Januari 2026.

Tira menilai kondisi ini mengkhawatirkan bagi ekosistem filantropi nasional. “Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh kelompok miskin dan rentan, tetapi mulai menjalar ke kelas menengah. Ruang fiskal mereka semakin terbatas, termasuk untuk memenuhi kewajiban sosial-keagamaan seperti zakat fitrah,” jelasnya.

Kendati nilainya secara agregat menurun, zakat fitrah tetap memegang peran krusial sebagai instrumen jaring pengaman sosial (social safety net). Penyaluran zakat ini diproyeksikan mampu meningkatkan konsumsi beras harian kelompok termiskin (desil 1) secara signifikan, dari semula 0,210 kilogram menjadi hampir 1 kilogram per kapita selama satu bulan penuh.

Secara makro, distribusi zakat fitrah senilai Rp7,1 triliun ini diharapkan menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. “Zakat fitrah dapat menjadi bantalan ekonomi bagi kelompok rentan untuk menjaga konsumsi pangan. Pada saat yang sama, distribusinya juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat,” tutup Tira.***

Tags: ekonomiZakat fitrah
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah
Ekonomi

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

...

Read moreDetails
Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Next Post
IPPMKG-Pekanbaru Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Desa Simpang Gaung

IPPMKG-Pekanbaru Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Desa Simpang Gaung

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.