BERTUAHPOS – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Gaung-Pekanbaru (IPPMKG) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban kebakaran di Desa Simpang Gaung, Kamis, 19 Maret 2026. Organisasi kemahasiswaan ini terjun langsung ke lokasi musibah untuk mendistribusikan paket bahan pokok guna meringankan beban ekonomi keluarga terdampak.
Ketua Umum IPPMKG, Erdin Prayoga, memimpin langsung rombongan pengurus dalam penyerahan bantuan secara simbolis di tengah puing-puing sisa kebakaran. Kehadiran para intelektual muda ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan warga setempat yang tengah berupaya bangkit pasca-insiden yang menghanguskan permukiman mereka tersebut.
Dalam sela-sela penyerahan bantuan, Erdin Prayoga menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari panggilan nurani sebagai putra daerah yang menimba ilmu di ibu kota provinsi.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kami di Simpang Gaung tertimpa musibah. Bantuan ini mungkin tidak menggantikan seluruh kerugian, namun kami berharap ini bisa meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi para korban,” ujar Erdin.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal IPPMKG, Hadi Surya Pratama, menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul merupakan hasil konsolidasi cepat dan gotong royong kolektif dari para anggota serta masyarakat luas di Riau. Pihaknya memastikan rantai distribusi bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran kepada pihak-pihak yang paling membutuhkan di lapangan.
“Kami bergerak cepat melakukan konsolidasi internal untuk mengumpulkan bantuan. Fokus kami adalah memastikan bantuan ini sampai langsung ke tangan yang tepat,” jelas Hadi Sekjend IPPMKG dalam sesi wawancara di lokasi kejadian.
Respons positif datang dari perwakilan Pemerintah Desa Simpang Gaung, Lili, yang mengapresiasi kepekaan sosial para mahasiswa. Menurutnya, dukungan moral dan materiel dari kalangan pemuda memberikan energi tambahan bagi warga desa dalam menghadapi masa sulit pasca-bencana. “Kami sangat bangga melihat adik-adik mahasiswa IPPMKG peduli dengan warga desa. Kehadiran mereka membawa bantuan sekaligus moralitas yang tinggi bagi kami di sini,” ungkap Lili.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat salah satu perwakilan keluarga korban menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan paket sembako tersebut. “Kami sangat berterima kasih. Di saat kondisi kami sedang sulit, perhatian dari adik-adik mahasiswa sangat berarti. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Tuhan YME,” tuturnya dengan nada lirih.
Aksi kemanusiaan ini ditutup dengan doa bersama di lokasi kebakaran sebagai simbol harapan agar proses pemulihan sosial dan ekonomi di Desa Simpang Gaung dapat berjalan lancar. IPPMKG berharap gerakan ini dapat memicu kolaborasi lebih luas dari berbagai pihak untuk membantu pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terdampak.***









