BERTUAHPOS – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Gaung (IPPMKG) menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran di Desa Simpang Gaung. Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung serentak pada Kamis, 26 Februari 2026 di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru.
Kebakaran yang terjadi baru-baru ini menghanguskan 15 rumah warga dan menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IPPMKG turun langsung ke jalan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membantu para korban. Salah satu titik penggalangan dana berada di persimpangan lampu merah Tabek Gadang, Panam.
Koordinator Lapangan aksi, Afri Naswandi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral sebagai putra daerah. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh tinggal diam saat masyarakat tertimpa musibah.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Ini bentuk solidaritas kami untuk saudara-saudara di Desa Simpang Gaung yang kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.
Ketua Umum IPPMKG, Erdin Prayoga, menegaskan seluruh donasi yang terkumpul akan didata secara transparan. Organisasi memastikan bantuan, baik dalam bentuk uang tunai maupun logistik, akan disalurkan langsung kepada korban setelah proses penggalangan selesai.
Dia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Menurutnya, bantuan sekecil apa pun sangat berarti untuk membantu korban memulai kembali kehidupan pascakebakaran.
Selain penggalangan dana secara langsung di lapangan, IPPMKG membuka donasi melalui rekening resmi organisasi untuk memudahkan para dermawan yang ingin memberikan bantuan non-tunai atau berada di luar daerah.
IPPMKG berharap aksi ini dapat mendorong semangat gotong royong yang lebih luas di tengah masyarakat, khususnya di Indragiri Hilir. Organisasi tersebut juga berkomitmen mengawal proses pemulihan korban, termasuk mendukung percepatan renovasi rumah dan pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak.***









