BERTUAHPOS — Dinamika kepemimpinan di tubuh DPD Gardu Prabowo Provinsi Riau resmi memasuki babak baru. Rika Putra secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Gardu Prabowo Riau dengan alasan profesionalisme dan efisiensi waktu.
Langkah pengunduran diri ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral Rika, guna memastikan roda organisasi tetap bergerak lurus dalam mengawal stabilitas ekonomi-politik di Bumi Lancang Kuning.
Rika Putra mengungkapkan bahwa kesibukan pekerjaan yang semakin padat menjadi alasan utama dirinya mundur, mengingat organisasi sebesar Gardu Prabowo memerlukan nahkoda yang mampu memberikan fokus serta totalitas penuh.
Keputusan tersebut diambil semata-mata untuk menjaga marwah dan efektivitas gerak organisasi agar tetap optimal dalam mengawal agenda-agenda perjuangan politik strategis ke depan.
Merespons kebutuhan akan kepemimpinan yang progresif, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gardu Prabowo bergerak cepat. Atas arahan langsung Ketua Umum Sugiono, sosok Rocky Ramadani resmi ditunjuk sebagai Ketua Gardu Prabowo Riau yang baru.
Penunjukan Rocky dinilai sangat strategis, mengingat rekam jejaknya sebagai mantan Ketua OKK (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) yang menjadi arsitek utama dalam penguatan struktur dan militansi kader di daerah.
Transisi ini dipandang bukan sekadar pergantian figur, melainkan langkah konsolidatif untuk memperkuat daya tawar organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan politik yang semakin kompleks.
Rocky Ramadani diharapkan mampu membawa Gardu Prabowo Riau menjadi lebih solid dalam mendukung iklim investasi dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui jalur politik yang selaras dengan visi pemerintah pusat.
Dalam pernyataannya, Rocky Ramadani menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan dengan semangat kolektif dan loyalitas tinggi terhadap garis perjuangan organisasi. Ia memandang posisi ini sebagai instrumen penting untuk memastikan kebijakan nasional terserap dengan baik hingga ke akar rumput di Riau.
“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah besar untuk menjaga soliditas, memperluas basis kader, dan memastikan Gardu Prabowo tetap menjadi garda terdepan dalam perjuangan politik yang berlandaskan nilai kebangsaan,” kata Rocky Ramadani.
Momentum pergantian ini sekaligus menandai kesiapan Gardu Prabowo Riau dalam memasuki fase baru di bawah kepemimpinan Rocky. Fokus utama organisasi kini diarahkan pada pengawalan agenda Asta Cita Presiden, yang menekankan pada kemandirian ekonomi dan penguatan sumber daya manusia. Soliditas internal menjadi syarat mutlak agar organisasi mampu berdaya saing dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dari Palembang, Koordinator Wilayah (Korwil) Sumatera Gardu Prabowo, Irwansyah, memberikan arahan khusus agar pimpinan yang baru segera melakukan akselerasi kerja. Ia mengingatkan bahwa beban tanggung jawab di masa mendatang akan jauh lebih berat, sehingga harmonisasi antar kader harus menjadi prioritas utama guna menjaga stabilitas organisasi di daerah.
“SK pergantian ketua DPD Gardu Prabowo Riau sudah kami serahkan kepada Rocky, tadi didampingi sekretaris Anri Septrizon dan 2 wakil ketua,” ujar Irwansyah.***(Rilis)









