• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dugaan Kejahatan Perang, Ratusan Perwira Militer Israel Jadi Target ICC

Romi J. by Romi J.
17 Juli 2020
Kejahatan perang

Militer Israel. (Foto: Aljazeera)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ratusan perwira militer dan pejabat pertahanan Israel menjadi target ICC untuk diadili dengan dugaan kejahatan perang.

Pengadilan Kriminal Internasional atau International Criminal Court (ICC) yang berpusat di Den Haag telah menargetkan ratusan perwira tersebut untuk diadili saat melalukan operasi militer dengan sandi Operation Protective Edge pada tahun 2014.

Para perwira dan pejabat pertahanan ini ditargetkan ICC untuk diadili dengan dugaan melakukan kejahatan perang kepada penduduk Palestina di Tepi Barat dan di Jalur Gaza.

Melansir republika.co.id, jumlah perwira dan pejabat pertahanan yang ditargetkan ICC jumlahnya mencapai 200 hingga 300 orang.

Tidak menutup kemungkinan, nama-nama besar di Israel seperti Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan saat ini Benny Gantz, dan mantan Menhan Israel Moshe Yaalon, serta mantan kepala intelijen militer Aviv Kochavi juga akan ikut terseret.

Dalam beberapa hari kedepan, tiga hakim ICC akan memutuskan apakah perkara ini bisa disidangkan dalam ICC. Mereka masih menimbang apakah Palestina berada di bawah yurisdiksi pengadilan ICC.

Ketua jaksa penuntut ICC, Fatou Bensouda pada Desember 2019 lalu menyebutkan bahwa pihaknya punya cukup bukti kejahatan perang perwira Israel. Bensouda juga mengatakan bukti-bukti tersebut juga bisa menjadi dasar untuk investigasi lanjutan.

Amerika Serikat (AS) pertama kali bersuara menentang ICC. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo bahkan mengatakan akan memberikan sanksi yang tepat jika ICC tetap melanjutkan investigasinya.

Pompeo juga mengatakan bahwa ICC bukanlah lembaga peradilan, melainkan lembaga politik.

“ICC adalah badan politik, bukan badan pengadilan,” kata Pompeo.

Sementara, beberapa negara seperti Brazil, Austria, Hongaria, Jerman, dan Australia telah meminta ICC untuk mengajukan amicus curiae di kasus kejahatan perang ini.

Amicus curiae pihak yang berkepentingan di suatu perkara, dan memberikan pendapatnya tentang perkara tersebut. Namun, hanya sebatas memberikan pendapat. (bpc4)

Tags: IsraelKejahatanPalestinaPerang
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah
Ekonomi

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

...

Read moreDetails
Fatwa MUI 2023 Jadi Dasar Penolakan Konser Andrea Bocelli

Fatwa MUI 2023 Jadi Dasar Penolakan Konser Andrea Bocelli

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Harga Minyak Dunia Tembus US$100 Akibat Penutupan Selat Hormuz, AS Semakin Terpojok

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Setelah Israel Serang Lebanon

PBB Masukkan Israel dan Rusia ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual dalam Konflik

PBB Masukkan Israel dan Rusia ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual dalam Konflik

Dampak Konflik Timur Tengah: Indeks Harga Pangan Dunia Melonjak

Dampak Konflik Timur Tengah, Indeks Harga Pangan Dunia Melonjak

Next Post
Swab massal

Ini 3 Faktor Penyebab Kenapa Target Maksimum Swab di Riau tidak Tercapai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.