• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 20, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tokoh Pendidikan Perempuan Riau: Syarifah Latifah

Romi J. by Romi J.
2 Mei 2021
236
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Suatu saat, Syarifah Latifah (1896-1929) menemani suaminya, Sultan Syarif Kasim II melakukan kunjungan kerja ke Langkat (Sumatera Utara) dan Tanjungpura (Kalimantan Barat).

Di dua wilayah ini, Syarifah Latifah terkagum-kagum, karena melihat banyak perempuan berprofesi layaknya laki-laki. Hal ini berbeda jauh dengan keadaan di Siak Sri Indrapura, dimana perempuan masih dituntut harus mengerjakan pekerjaan dirumah saja.

Syarifah Latifah kemudian berpikiran bahwa perempuan di Siak juga harus cerdas dan berpendidikan selayaknya laki-laki, namun tak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.

Dan untuk mencapai hal tersebut, maka perempuan di Siak harus mendapatkan pendidikan.

Maka, dengan dukungan Sultan Siak, Syarifah Latifah kemudian mendirikan sekolah kejuruan khusus perempuan yang diberi nama Latifah School. Sekolah ini didirikan antara tahun 1926-1928.

Latifah School mengajarkan perempuan dan remaja di Siak untuk mendapatkan keterampilan lebih.

Tak puas dengan Latifah School, pada tahun 1929, Syarifah kemudian mendirikan sebuah sekolah perempuan lagi, yang diberi nama Madrasatun Nisa. Ini adalah sekolah agama khusus perempuan pertama di Riau. Hebatnya lagi, di Madrasatun Nisa, juga diajarkan pengetahuan umum layaknya pesantren modern saat ini.

Sayang, Syarifah meninggal pada 3 Marer 1929 dalam usia 33 tahun. Namun, perjuangannya mengangkat pendidikan kaum wanita Riau dilanjutkan Sultan Siak dan adiknya, Tengku Syarifah Fadlun bergelar Tengku Maharatu, dikutip dari berbagai sumber. (bpc4)

Tags: tokoh pendidikantokoh pendidikan perempuantokoh pendidikan perempuan riau
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

OK Nizami Jamil
Berita

OK Nizami Jamil Diganjar Penghargaan Tokoh Pendidikan

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 26 April: Ki Hadjar Dewantara Wafat

Tengku Agung Syarifah Latifah, Tokoh Pendidikan Perempuan Riau

Catatan Sejarah 26 Februari: Mengenang Rahmah El Yunusiyah, Tokoh Pendidikan Perempuan Indonesia

Next Post

Jadwal Berbuka Puasa Hari Ke-20 untuk Wilayah Pekanbaru Versi Muhammadiyah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.