• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Survei Opini Rakyat: 87,45 Persen Warga Pekanbaru Nilai Pajak Kendaraan Tak Jelas Peruntukannya, Jalan Tetap Rusak

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Mei 2025
Survei Opini Rakyat: 87,45 Persen Warga Pekanbaru Nilai Pajak Kendaraan Tak Jelas Peruntukannya, Jalan Tetap Rusak

Survei Opini Rakyat: 87,45 Persen Warga Pekanbaru Nilai Pajak Kendaraan Tak Jelas Peruntukannya, Jalan Tetap Rusak.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Opini Rakyat mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat Pekanbaru menilai peruntukan pajak kendaraan bermotor (PKB) tidak jelas. Sebanyak 87,45 persen responden menyatakan bahwa meski sudah membayar pajak, kondisi jalan tetap rusak parah.

“Ini menunjukkan adanya krisis kepercayaan terhadap pengelolaan dana publik,” kata Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat, Adlin Sambuaga, Jumat, 23 Mei 2025.

Survei ini dilaksanakan selama hampir sebulan, dari 23 April hingga 21 Mei 2025, dengan melibatkan 47 mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Riau sebagai enumerator.

Sebanyak 470 warga Pekanbaru yang sudah memiliki hak pilih diwawancarai, dengan proporsi seimbang antara laki-laki dan perempuan. Metode pengambilan sampel dilakukan secara multistage random sampling di 15 kecamatan, dengan margin of error 5 persen.

Adapun sejumlah temuan dari survei tersebut, sebanyak 87,45 persen responden berpendapat pajak kendaraan tidak digunakan sebagaimana mestinya, khususnya dalam perbaikan infrastruktur jalan (peruntukan tak jelas). Selanjutnya, sebanyak 78,83 persen responden mengaku enggan membayar pajak karena prosesnya rumit, harus antre, dan lokasinya jauh (proses pembayaran rumit).

Sementara itu, ada sebanyak 77,87 persen menyayangkan tidak adanya penghargaan bagi wajib pajak yang taat (tidak ada insentif), sebanyak 76,38 persen menganggap pendapatan terbatas menjadi alasan utama untuk tidak membayar pajak, ditambah kebutuhan lain yang lebih mendesak (72,77 persen) (beban ekonomi).

Kemudian, sebanyak 72,34 persen melihat tidak adanya sanksi tegas bagi penunggak pajak membuat pelanggaran jadi hal biasa (kurangnya penegakan hukum), sebanyak 67,23 persen mengeluhkan kendaraan rusak atau tidak digunakan tetap dikenai pajak (kendaraan tak laik jalan masih dikenai pajak).

Lalu, sebanyak 64,47 persen mengaku khawatir pajak mereka disalahgunakan oleh pejabat daerah (kekhawatiran korupsi) dan sebanyak 62,77 persen menyatakan kendaraannya hanya digunakan di lingkungan terbatas, bukan di jalan raya (kendaraan digunakan terbatas).

Adlin menyimpulkan, hasil survei ini menjadi sinyal kuat bahwa perlu ada transparansi dan reformasi dalam pengelolaan dana pajak kendaraan bermotor. “Jika tidak segera dibenahi, potensi kehilangan PAD dari sektor ini akan semakin besar,” ujarnya.***

Tags: insight
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru
Insight

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru

...

Read moreDetails
Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Penelitian Ini Ungkap Penyebab Turunnya Permukaan Air di Danau Toba

Penelitian Ini Ungkap Penyebab Turunnya Permukaan Air di Danau Toba

Ikan Zebra Jadi Model Riset Tuberkulosis dan Kanker

Ikan Zebra Jadi Model Riset Tuberkulosis dan Kanker

Pisang Liar Sumber Keragaman Genetik demi Ketahanan Pangan

Pisang Liar Sumber Keragaman Genetik demi Ketahanan Pangan

Survei Ini Ungkap Kopi dan Teh Kuasai Pasar Minuman Berasa

Survei Ini Ungkap Kopi dan Teh Kuasai Pasar Minuman Berasa

Next Post
BI Masih Punya Ruang Pangkas Suku Bunga Lanjutan di Semester II 2025

BI Masih Punya Ruang Pangkas Suku Bunga Lanjutan di Semester II 2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.