BERTUAHPOS.COM — Ikan zebra semakin banyak digunakan sebagai hewan model riset biomedis karena memiliki kemiripan genetik dengan manusia. Bagaimana ikan ini bermanfaat untuk studi tuberkulosis, kanker, dan analisis bioinformatika?
Profesor Herman Spaink dari Universitas Leiden menekankan pentingnya keterampilan analisis bioinformatika dalam riset menggunakan ikan zebra. Hewan tropis berukuran kecil ini dinilai ideal untuk mempelajari mekanisme penyakit dan mendukung pengembangan terapi baru.
“Ikan ini digunakan sebagai hewan model untuk mempelajari penyakit, khususnya tuberkulosis dan kanker serta konsep konversi dosis obat dari zebrafish ke manusia sebagai salah satu pendekatan dalam penelitian translasional,” ujar Spaink, dikutip dari laman resmi UGM, Kamis, 16 Juli 2026.
Ikan zebra atau Danio rerio merupakan ikan akuarium kecil yang cepat berkembang biak namun memiliki keunggulan luar biasa di laboratorium. Kemiripan genetik dengan manusia menjadikannya platform penting dalam riset biomedis modern.
Spaink yang ahli di bidang biologi sel molekuler dan imunologi juga mengulas pemanfaatan teknologi live imaging dalam riset. Teknologi ini memungkinkan peneliti mengamati dinamika penyakit secara real-time pada tubuh ikan zebra.
“Teknologi ini mampu memberikan gambaran mengenai perkembangan zebrafish sebagai salah satu platform penting dalam memahami mekanisme penyakit sekaligus mendukung pengembangan terapi baru,” katanya.
Peran Toll-like Receptor 2 atau TLR2 dalam respons imun terhadap infeksi juga menjadi sorotan dalam workshop tersebut. Analisis data transkriptomik menggunakan RStudio diajarkan secara langsung kepada para peserta.









