• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Juli 2026
Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Foto: itb.ac.id

192
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan rumah bambu tahan gempa dengan sistem bongkar pasang modular yang dapat dirakit seperti kepingan Lego. Inovasi ini memanfaatkan teknologi rekayasa bambu laminasi dari berbagai jenis bambu lokal untuk menciptakan hunian permanen yang kuat, fleksibel, dan ramah lingkungan.

Ketua tim peneliti dari Program Studi Arsitektur Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan ITB, Permana, menjelaskan bahwa pengembangan ini menjawab keterbatasan pemanfaatan bambu sebagai bahan bangunan bernilai tinggi. Sistem interlock antarkomponen memungkinkan bangunan merespons guncangan gempa dengan lebih baik.

“Rumah Bambu Modular ini dirancang dengan sistem knock-down yang memungkinkan komponen diproduksi secara terpisah, disimpan, dipindahkan, serta dipasang sesuai kebutuhan. Konsep ini membuat proses pembangunan menyerupai penyusunan kepingan Lego,” ujar Permana dikutip dari laman resmi ITB, Sabtu, 25 Juli 2026.

Tim peneliti mengeksplorasi pemanfaatan berbagai jenis bambu antara lain bambu surat, bambu tali, bambu ampel, dan bambu mayan. Teknik laminasi mengubah batang bambu menjadi bilah-bilah kecil yang direkatkan hingga mencapai ukuran dan ketebalan yang diperlukan.

Peneliti Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, Dr. Rudi Dungani, menjelaskan bahwa proses produksi dapat dibawa lebih dekat ke kawasan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan atau lahan bambu. Pengolahan dilakukan menggunakan mesin manual yang ringan dan tidak bergantung pada listrik.

“Dengan pendekatan manufaktur vernakular, masyarakat tidak hanya menjual bambu dalam bentuk bahan mentah. Mereka berpeluang mengolahnya menjadi komponen bangunan permanen yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Rudi.

Komponen hasil laminasi dibentuk menjadi profil dengan variasi panjang 30 dan 60 sentimeter. Pemasangan dilakukan secara berselang-seling untuk menghasilkan kuncian horizontal, sementara hubungan vertikal antarkomponen memanfaatkan gaya gesek.

Sistem modular ini memberikan potensi pemanfaatan sebagai hunian tetap yang dapat dipersiapkan sebelum bencana terjadi. Komponen bangunan dapat diproduksi dan disimpan sebagai persediaan, kemudian dikirim dan dirakit ketika dibutuhkan.

Tim peneliti menargetkan pengembangan ekosistem hunian berbasis bambu yang tidak hanya mencakup struktur bangunan. Berbagai kebutuhan di dalam rumah seperti tempat tidur, meja makan, dan perlengkapan lainnya juga dirancang menggunakan material bambu.

“Kami mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri hingga 100 persen serta pengembangan konsep zero metal housing. Konstruksi diarahkan untuk menggunakan sistem sambungan dan pasak berbahan kayu atau bambu tanpa bergantung pada paku logam,” kata Permana.

Tags: InovasiinsightLifesyle
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru
Insight

Arsitek Respon soal Atap Seng Picu Kanker Paru-Paru

...

Read moreDetails
Wisata Magelang Nepal Van Java, Spot Foto Menarik Layaknya di Negeri Himalaya  Harga Tiket Cuma Rp8.000 

Wisata Magelang Nepal Van Java, Spot Foto Menarik Layaknya di Negeri Himalaya  Harga Tiket Cuma Rp8.000 

Wisata Magelang Pesona Punthuk Setumbu Spot Menyaksikan Sunrise Latar Candi Borobudur

Wisata Magelang Pesona Punthuk Setumbu Spot Menyaksikan Sunrise Latar Candi Borobudur

Penelitian Ini Ungkap Penyebab Turunnya Permukaan Air di Danau Toba

Penelitian Ini Ungkap Penyebab Turunnya Permukaan Air di Danau Toba

Limbah Ampas Kopi Ternyata Bisa Disulap Jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan

Limbah Ampas Kopi Ternyata Bisa Disulap Jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan

Ikan Zebra Jadi Model Riset Tuberkulosis dan Kanker

Ikan Zebra Jadi Model Riset Tuberkulosis dan Kanker

Next Post
Spesifikasi Yamaha XSR 155, Naked Bike Gaya Retro Modern Desainnya Mirip Yamaha RX King

Spesifikasi Yamaha XSR 155, Naked Bike Gaya Retro Modern Desainnya Mirip Yamaha RX King

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.