• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saat Soekarno dan Soedirman Silang Pendapat

Romi J. by Romi J.
4 September 2020
Soekarno dan Soedirman
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat terjadi Agresi Militer II Belanda, Soekarno dan Soedirman memiliki pandangan yang berbeda.

19 Desember 1948, pesawat Belanda berkeliaran di langit Yogyakarta. Ribuan prajurit terjun payung diterjunkan. Belanda sudah masuk kota.

Soedirman selaku Panglima segera menghadap Presiden Soekarno di Gedung Agung, dan melaporkan yang terjadi.

Disinilah terjadi silang pendapat antara keduanya. Presiden memutuskan tetap tinggal, dan menjadi tawanan Belanda. Sementara, sang panglima tak menyetujui rencana tersebut, dan memilih keluar kota untuk bergerilya.

Anom Whani Wicaksana dalam bukunya Jendera Soedirman menuliskan presiden ingin berjuang melalui jalur diplomasi. Sementara, sebagai panglima, Soedirman ingin berjuang di medan perang.

Soedirman, dengan paru-paru tinggal sebelah, akhirnya menyingkir ke luar kota. Dia memimpin perang gerilya melawan Belanda.

Meski beda pendapat, Soekarno tetap menghargai dan menghormati Soedirman. Beberapa kali dia mengirimkan surat ke Soedirman di medan gerilya.

Pada 10 Juli 1949, Soedirman akhirnya kembali ke Yogyakarta. Soekarno sendiri yang mengecek pasukan kehormatan untuk menyambut sang panglima.

Didepan Gedung Agung, Soekarno dan Hatta selaku Presiden dan Wakil Presiden menyambut Soedirman.

Soekarno dan Soedirman berangkulan erat, mengakhiri pertentangan antara keduanya. (bpc4)

Tags: SoedirmanSoekarnoYogyakarta
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pesona Pantai Indrayanti di Gunungkidul Hamparan Pasir Putih, Tebing Karst dan Sunset
Lifestyle

Pesona Pantai Indrayanti di Gunungkidul Hamparan Pasir Putih, Tebing Karst dan Sunset

...

Read moreDetails
Wisata Jogja Tumpeng Menoreh, Restoran Menyatu dengan Alam

Wisata Jogja Tumpeng Menoreh, Restoran Menyatu dengan Alam

Selasa Malioboro Yogyakarta

Menikmati Selasar Malioboro, Kawasan Klasik Warisan Budaya yang Jadi Lokasi Wisata

Catatan Sejarah 4 Januari: Penyelundupan Soekarno-Hatta ke Yogyakarta

Catatan Sejarah 3 Januari: Ibukota RI Dipindahkan ke Yogyakarta

gunung merapi erupsi

Gunung Merapi Erupsi, Jarak Luncur Awan Panas 1,8 KM

Next Post
Pembalut

Perusahaan Pembalut Indonesia Akan Diakuisisi Perusahaan Pampers Amerika

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.