• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Rp18.000 per Dolar, Ekonom: Pemerintah Harus Stop Proyek Mercusuar

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Juni 2026
Rupiah Rp18.000 per Dolar, Ekonom: Pemerintah Harus Stop Proyek Mercusuar

Dahlan Tampubolon | Foto: Bertuahpos / Melba.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 ditutup melemah 0,46 persen ke level Rp18.049 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp17.966 per dolar AS.

Menurut ekonom Universitas Riau Dahlan Tampubolon, APBN saat ini berada dalam posisi terjepit. Beban utang kian berat akibat nilai tukar rupiah yang melemah, sementara ruang fiskal makin sempit.

“Jadi, stop dulu ambisi proyek mercusuar yang tidak jelas multiplier effect-nya ke ekonomi rakyat kecil,” tegasnya, Kamis, 5 Juni 2026.

“Fokuslah ke efisiensi belanja yang benar-benar pro-rakyat dan mampu mensubstitusi barang impor, bukan malah menambah utang untuk proyek yang sekadar gaya-gayaan,” ujarnya.

Dahlan juga menyoroti ketergantungan kronis Indonesia pada dolar AS dalam transaksi internasional. Ia mendesak pemerintah untuk serius menerapkan Local Currency Transaction (LCT) dengan mitra dagang utama.

“Kenapa masih repot pakai dolar kalau kita bisa bayar menggunakan mata uang lokal? Ketergantungan pada dolar ini jadi kerentanan ekonomi yang harus kita putus sekarang juga, bukan besok,” katanya.

Dahlan mengingatkan dampak pelemahan nilai tukar rupiah juga dirasakan langsung oleh masyarakat Riau lewat harga-harga kebutuhan yang mulai merangkak naik. Ia pun menekankan perlunya membedah situasi ini dengan logika ekonomi yang jernih dan apa adanya.

Secara fundamental, Dahlan menyebut pelemahan rupiah ini merupakan akumulasi dari kondisi Interest Rate Parity yang tidak berpihak pada Indonesia. Bunga obligasi Amerika Serikat yang tengah menarik memicu modal asing keluar massal dari Indonesia menuju instrumen dolar yang dianggap lebih aman.

“Ketika capital outflow lebih deras dari yang masuk, hukum permintaan dan penawaran bekerja tanpa ampun. Dolar banyak dicari, rupiah ditinggalkan, ya nilainya anjlok,” jelasnya.

Dahlan juga menyoroti kondisi neraca pembayaran Indonesia yang dinilainya sedang megap-megap. Ketergantungan terlalu lama pada surplus perdagangan komoditas, sementara impor bahan baku industri masih sangat tinggi, membuat neraca berjalan langsung tertekan begitu harga komoditas global bergejolak.

“Ini bukan sekadar fluktuasi harian, tapi bom waktu struktural yang selama ini kita abaikan,” tegasnya.

Terkait peran Bank Indonesia, Dahlan mengakui BI sudah bekerja keras lewat instrumen moneter seperti kenaikan suku bunga dan intervensi di pasar valuta asing. Namun ia mengingatkan bahwa kebijakan moneter tidak akan cukup jika disiplin fiskal pemerintah tidak dijaga.

“Kalau fiskal pemerintah tidak disiplin dan terus memaksakan belanja tidak produktif, intervensi moneter BI itu ibarat menambal bendungan bocor pakai plester. Sebanyak apa pun cadangan devisa kita, bakal terkuras habis,” pungkas Dahlan.

Tags: finansialMata Uangnilai tukarRupiah
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya
Ekonomi

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

...

Read moreDetails
Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

Kurs Rupiah Melemah ke Rp18.029, Yen Bertahan Pasca Intervensi

Kurs Rupiah Melemah ke Rp18.029, Yen Bertahan Pasca Intervensi

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Next Post
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Pengendara yang Merokok Saat Berkendara

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Pengendara yang Merokok Saat Berkendara

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.