• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rp1 M Dana Terkumpul untuk Korban Laskar FPI Bukan dari Orang Kaya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Desember 2020
cuci tangan pakai sabun

Uang kertas. (Ilustrasi/Net)

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kasus bentrok polisi dengan laskar FPI di Tol mendapat banyak perhatian dari warganet berbagai kalangan.

Mereka juga ikut memberikan donasi untuk keluarga para laskar FPI yang menjadi korban tembak mati dalam insiden bentrokan itu.

Menurut penggalang dana, Irvan Gani, dana yang terkumpul lebih dari Rp1 miliar. Dana itu dikumpulkan oleh warganet dengan nominal beragam

Mayoritas penyumbang dana yang ditujukan untuk keluarga enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak mati oleh polisi bukan dari kalangan masyarakat menengah ke atas.

“Sumbangan netizen yang terkumpul dari orang-orang itu dari sisi nominal, ada yang Rp 10 ribu, biaya transfernya saja Rp6.500. Artinya apa? 2/3 sumbangannya itu hanya untuk membayar biaya transfer,” ujar Irvan Gani seperti dikutip dari RMOL.

Irvan mencatat, lebih dari 50 persen donatur menyumbang sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu.

“Mereka bukan orang kaya, tapi mereka melapangkan rezekinya untuk berempati terhadap tragedi kemanusiaan KM 50 ini,” ungkapnya.

Irvan pun mengaku penggalangan dana saat ini lebih banyak mendapatkan respons dari warganet dibanding penggalangan dana yang sebelumnya pernah ia lakukan untuk tragedi kemanusiaan lainnya.

“Lebih banyak ya (dari sebelumnya) karena ini membelah batas, dalam artian satu kesetaraan gender, muslim dan nonmuslim. Sampai tenaga kerja Indonesia yang di luar negeri, pelajar-pelajar kita yang ada di luar negeri itu kirim dalam bentuk dolar AS. Dari mata uang asing banyak,” sebutnya. (bpc2)

Tags: bentrok fpilaskar fpipelanggaran ham beratpolisi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

anggota polisi selingkuhi istri tni
Berita

Anggota Polisi yang Selingkuhi Istri TNI Dicopot tak Hormat dan Digelar Upacara untuk Pencopotannya Hari Ini

...

Read moreDetails

Kapolri Keluarkan Telegram, Polisi tidak Lagi Bisa Tilang Manual

kasus brigadir j

Komnas HAM Silahkan Bentuk Tim Sendiri untuk Usus Kasus Penembakan Brigadir J

penusukan rompi polisi

Seorang Ibu Tergeletak Bersimbah Darah Ditusuk OTK Rompi ‘Polisi’

korupsi dana Covid-19

Kerugian Negara Rp61 Miliar, Dana Penanganan Covid-19 Dikorupsi, Pelaku Terancam Hukuman Mati

pembunuhan bos oleh karyawan di nganjuk jawa timur

Fakta Baru Karyawan Bunuh Bos di Nganjuk, Polisi Sebut Ada Dugaan Asmara Sesama Jenis

Next Post
rencana tata ruang dan wilayah

Mengapa Pusat Usulkan Perda RTRW Riau Perlu Harmonisasi Kembali?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.