• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan APBN untuk Menjaga Stabilitas dan Momentum Pemulihan Ekonomi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Oktober 2023
Anggaran penanganan stunting

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengumumkan serangkaian kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), yang bertujuan untuk menjaga stabilitas dan mempertahankan momentum pemulihan ekonomi. Kebijakan ini merespons gejolak ekonomi global, perlambatan ekonomi Tiongkok, dan dampak kemarau panjang akibat El Nino.

“Saya ingin menyampaikan beberapa langkah kebijakan APBN untuk menjaga stabilitas dan menjaga momentum pemulihan ekonomi di tengah deraan dan tekanan yang sekarang ini terjadi dari ekonomi global. Juga ada faktor El Nino yang kita lihat memukul terutama masyarakat kita yang berpendapatan rendah,” katanya kalam Konferensi Pers APBN KiTa pada Rabu, 25 Oktober 2023.

Kondisi El Nino telah menyebabkan lonjakan harga komoditas, terutama beras, yang memicu tekanan inflasi yang tinggi. Sementara itu, suku bunga yang tinggi di negara maju dan perlambatan ekonomi global juga memberikan dampak yang terasa bagi perekonomian dan masyarakat.

Untuk menghadapi tantangan ini, pemerintah telah merancang tiga paket kebijakan. Pertama, penebalan bansos dengan tambahan bantuan beras dan bantuan langsung tunai (BLT) bertujuan untuk menjaga daya beli, menstabilkan harga, dan mengendalikan inflasi.

Tambahan bantuan beras akan diberikan kepada 21,3 juta kelompok penerima manfaat sebesar 10 kilogram selama bulan Desember, dengan total anggaran sebesar Rp2,67 triliun. BLT, sebesar Rp200 ribu per bulan selama November-Desember, akan diberikan kepada 18,8 juta kelompok penerima manfaat, dengan total kebutuhan anggaran Rp7,52 triliun.

Kedua, pemerintah akan mengoptimalkan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui percepatan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Kita mendorong KUR ini untuk bisa mencapai target Rp297 triliun. Pelaksanaannya agak tersendat di semester satu, maka kita minta agar program ini diakselerasi sehingga target tersebut dapat tercapai,” ujar Sri Mulyani.

Paket kebijakan ketiga adalah penguatan sektor perumahan untuk mendongkrak sektor konstruksi perumahan dan membantu masyarakat berpendapatan rendah untuk memperoleh rumah.

Pemerintah akan menggratiskan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk penjualan rumah baru dengan harga di bawah Rp2 miliar. Masyarakat berpenghasilan rendah juga akan menerima bantuan biaya administrasi selama 14 bulan sebesar Rp4 juta per rumah. Selain itu, target bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) untuk masyarakat miskin akan ditambah sebanyak 1,8 ribu rumah.

“Semua langkah-langkah ini diharapkan akan membantu perekonomian Indonesia bertahan dari guncangan ketidakpastian global. Dengan kebijakan yang cermat, pemerintah berupaya melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan yang ada,” tuturnya.***

Tags: finance
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Lahirnya B.J. Habibie
Insight

Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar

...

Read moreDetails
Fraud adalah kejahatan

Bahaya Fraud, Bisa Runtuhkan Ekonomi Negara

transaksi digital

E-Commerce Melonjak, Transaksi Digital Meningkat Pesat, Pasar Rakyat Semakin Ditinggalkan?

pajak perdagangan sistem elektronik

Rp15 Triliun Lebih Pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Berhasil Dikumpulkan dari 161 Pelaku Usaha

Transaksi QRIS

730 Ribu Warga Riau Telah Gunakan QRIS dengan Total 15 Juta Transaksi

Investor baru bsi

Al Rajhi Bank Tertarik jadi Investor Baru BSI, Erick Thohir Ogah Buru-buru

Next Post

Riau Terima SK Cagar Budaya Nasional untuk Lampung Pertahanan Tuanku Tambusai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.