• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gerakan Sipil vs DPR jadi Penyebab Nilai Tukar Rupiah Makin Lemah Lebih Dalam

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Agustus 2024
Gerakan Sipil vs DPR jadi Penyebab Nilai Tukar Rupiah Makin Lemah Lebih Dalam

Foto: Bertuahpos / Melba

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menghadapi tekanan yang semakin besar pada perdagangan spot hari Jumat, 22 Agustus 2024.

Kekhawatiran pelaku pasar terhadap eskalasi politik di dalam negeri dan kehati-hatian investor global menjelang pidato Gubernur Federal Reserve Jerome Powell di Jackson Hole menjadi faktor utama yang menekan rupiah.

Sinyal pelemahan rupiah juga terlihat jelas di pasar offshore.

Pada penutupan bursa New York dini hari tadi, nilai tukar rupiah di pasar offshore melemah tajam hingga 1,57% untuk kontrak Non-Deliverable Forward (NDF) USD/IDR dengan tenor 1 bulan.

Sementara itu, kontrak NDF dengan tenor 1 minggu melemah 1,36%, bersamaan dengan penguatan indeks dolar AS sebesar 0,46%.

Pagi ini, rupiah di pasar offshore diperdagangkan dalam rentang Rp15.608 hingga Rp15.768 per USD. 

Posisi ini jauh lebih lemah dibandingkan penutupan rupiah di pasar spot, yang berada di level Rp15.600 per USD, mencerminkan pelemahan sebesar 0,74%.

Sementara itu, ketegangan politik di Indonesia semakin meningkat setelah rencana pengesahan RUU Pilkada oleh DPR-RI yang dinilai menyimpang dari tafsiran Mahkamah Konstitusi.

Kekhawatiran ini memicu aksi jual di pasar surat utang dan membuat indeks saham hampir tergerus hingga 1% dalam waktu singkat.

Pada Kamis malam, Wakil Ketua DPR-RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa pengesahan RUU Pilkada tidak akan dilanjutkan dan menyerahkan kepada KPU untuk menetapkan aturan berdasarkan tafsiran Mahkamah Konstitusi.

Meski demikian, masyarakat sipil tetap waspada dan menjaga kemungkinan adanya manuver politik selanjutnya. Kondisi ini membuat situasi politik tetap tegang.

Presiden Joko Widodo, di tengah meningkatnya demonstrasi menentang RUU Pilkada pada Kamis, memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Istana Kepresidenan.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 15.20 WIB tersebut tidak menghasilkan pernyataan resmi dari Sri Mulyani, yang meninggalkan istana tanpa memberikan komentar kepada media.

Selain faktor politik domestik, rupiah juga terbebani oleh data transaksi berjalan yang mencatat defisit sebesar USD 3 miliar pada kuartal II-2024, melebihi prediksi pasar.

Defisit transaksi berjalan yang semakin besar ini akan mengurangi dukungan bagi rupiah ke depannya dan mengikis potensi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) tahun ini, menurut analisis Mega Capital Sekuritas.

Meskipun IHSG mengalami penurunan kemarin, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp1,26 triliun, menjadikannya aksi beli beruntun selama 12 hari di bursa saham.

Di pasar surat utang, data terakhir pada 21 Agustus menunjukkan bahwa investor asing juga mencatatkan net buy sebesar Rp1,51 triliun, menandai pembelian beruntun selama 10 hari.***(Bloomberg Technoz)

Tags: dolar asfinansialRupiah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed
Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah Bangkit Usai Sempat Tertekan di Awal Pekan

...

Read moreDetails
Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank

Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Tertekan Sinyal Hawkish The Fed

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

Next Post
Kemendikbudristek Rekomendasikan 272 Warisan Budaya Tak Benda dari 31 Provinsi

Kemendikbudristek Rekomendasikan 272 WBTB dari 31 Provinsi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.