• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Riau Kekurangan Bahan Pokok, Bisa Picu Kenaikan Inflasi Jelang Nataru

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 November 2025
Riau Kekurangan Bahan Pokok, Bisa Picu Kenaikan Inflasi Jelang Nataru

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Boby Rachmat | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemprov Riau terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu fokus utama adalah pengendalian harga cabai yang kerap menjadi pemicu inflasi di akhir tahun.

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Boby Rachmat, mengatakan bahwa produksi cabai di beberapa daerah masih mengalami kendala, termasuk di Sumatera Utara yang selama ini menjadi salah satu pemasok utama untuk Riau.

“Kendala kita memang di produksinya. Produksi cabai di sejumlah daerah mengalami penurunan, sehingga pasokan berkurang. Kita berharap menjelang Nataru nanti situasi ini bisa membaik,” ujarnya, Selasa, 11 November 2025.

Ia menambahkan, Pemprov Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga harga agar tetap stabil. “Kita memiliki inovasi seperti BWBD, toko pengendalian inflasi, top-up, dan top-link yang berkeliling. Tujuannya untuk mengintervensi harga di pasar,” terang Bobi.

Menurutnya, pola kenaikan harga menjelang Nataru sudah menjadi siklus tahunan karena tingginya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong daerah-daerah penghasil cabai untuk meningkatkan produksinya agar kebutuhan di pasar tetap terpenuhi.

“Kita juga berharap inovasi serupa dilakukan di seluruh kabupaten/kota. Dengan begitu, intervensi harga bisa langsung ke pasar dan stok tetap aman,” tambahnya.

Bobi optimistis jika pasokan cabai meningkat dan inovasi pengendalian inflasi berjalan baik, maka tekanan inflasi di Riau dapat ditekan hingga akhir tahun. “Mudah-mudahan tingkat produksi semakin tinggi, sehingga inflasi bisa terus menurun,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Oktober 2025 sebesar 4,95% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,10. Angka ini menunjukkan tekanan harga di Riau masih terkendali, meskipun sejumlah bahan pangan utama mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kepala BPS Riau Asep Riyadi mengatakan, kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran utama menjadi penyumbang inflasi. Ia menegaskan, pergerakan harga komoditas pangan masih menjadi faktor dominan terhadap fluktuasi inflasi di Riau. “Harga cabai merah, daging ayam ras, dan beras cukup menekan laju inflasi,” ujarnya.

Inflasi tertinggi tercatat di Tembilahan sebesar 6,14% dengan IHK 111,68, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Kampar sebesar 4,68% dengan IHK 111,56. Beberapa kota lain di Riau berada pada kisaran inflasi moderat. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi 13,92%, disusul kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 9,51%.

Sementara itu, tiga kelompok pengeluaran justru mengalami deflasi, yaitu perlengkapan rumah tangga (-0,78%), rekreasi dan budaya (-0,55%), serta informasi dan jasa keuangan (-0,17%). Secara bulanan (month to month), Riau mencatat deflasi -0,06%, sedangkan inflasi year to date sebesar 3,85%, menandakan tekanan harga mulai mereda dibanding bulan sebelumnya.

BPS mencatat, komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi tahunan meliputi cabai merah, emas perhiasan, daging ayam ras, telur ayam ras, nasi dengan lauk, beras, dan rokok kretek mesin. Sebaliknya, bawang putih, sabun cair, tarif parkir, ikan nila, jengkol, dan telepon seluler menahan laju inflasi. Asep menilai inflasi di kisaran 4–5% masih tergolong stabil, namun tetap perlu diwaspadai menjelang akhir tahun karena permintaan masyarakat cenderung meningkat.***

Tags: ekonomiinflasi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah
Ekonomi

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

...

Read moreDetails
Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Next Post
PGN Area Pekanbaru peringati Hari Pahlawan dengan edukasi keselamatan gas dan penanaman pohon di Desa Pinang Sebatang Timur, Siak.

PGN Pekanbaru Bangkitkan Semangat Pahlawan Lewat Edukasi Safety dan Penanaman Pohon

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.