• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Vietnam dan India Butuh 40 Tahun untuk Jadi Negara Makmur.

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Desember 2013
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM,Jakarta : Negara-negara berkembang di Asia telah membuat kemajuan ekonomi luar biasa. Namun sayang banyak negara masih harus berjuang untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).
Menurut Head of Asia Desk of The OECD Development Centre, Kensuke Tanaka, beberapa negara berkembang berpenghasilan menengah menghadapi tantangan sulit untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang mereka dan bergerak dari middle income trap.

“Jika dilakukan perubahan mendasar dalam struktur ekonomi serta pengembangan sektor jasa modern, China dan Thailand bisa jadi negara berpendapatan tinggi dalam waktu 20 tahun. Tapi Vietnam dan India akan membutuhkan lebih dari 40 tahun untuk dapat mencapai posisi sebagai kelompok negara berpenghasilan tinggi,” jelas dia di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Indonesia, tambah Deputy Secretary-General OECD William Danvers, bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama apabila bersungguh-sungguh mengelola sumber daya manusia (SDM).

Seperti diketahui, Indonesia memiliki basis penduduk yang besar mencapai sekitar 240 juta jiwa. Kondisi ini memberi keuntungan bagi Indonesia sebagai negara potensial berbasis konsumsi domestik.

“Indonesia dan negara berkembang lain harus bisa mengelola sumber daya manusia yang besar secara benar. Ini kuncinya agar bisa keluar dari middle income trap,” kata Danvers.

Dia menambahkan, Indonesia membutuhkan reformasi guna mencapai target jangka pendek. Perlu upaya lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

“Indonesia dapat mencapai equitable growth apabila dapat meningkatkan akses pendidikan, memperkuat manajemen bencana alam terutama banjir, dan mempercepat reformasi jaminan sosial khususnya sistem pensiun. Juga harus mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kondisi iklim usaha,” jelasnya.

Akses pendidikan, lanjut Danvers, dapat diperluas dengan cara memperbaiki kebijakan pemerintah serta membuat beasiswa dan program conditional cash transfer (CCT) yang lebih efisien. Sementara itu sistem jaminan sosial di Indonesia saat ini tidak memadai untuk memberikan pendapatan yang terjamin bagi pensiunan.

“Indonesia harus bangkit dari tantangan kebijakan utama ini dengan tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Serta lebih meningkatkan progres perbaikan iklim usaha dengan penyederhanaan prosedur,” tandas dia. (Fik/Ahm/liputan6.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce
Otomotif

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce

...

Read moreDetails

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Next Post

Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1 Tak Bakal Bikin Rupiah Menguat.

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.