• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Startup Daging Nabati Green Rebel Foods Raih Investasi Rp 209,8 Miliar, Fokus Ekspansi Asia

Startup daging nabati Green Rebel Foods meraih investasi Rp209,8 miliar dengan valuasi Rp304 miliar untuk memperluas pasar Asia dan food service.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Februari 2026
Startup Daging Nabati Green Rebel Foods Raih Investasi Rp 209,8 Miliar, Fokus Ekspansi Asia

Produk Rebel Foods.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Startup penyedia daging nabati pertama di Indonesia, Green Rebel Foods, berhasil memperoleh pendanaan terbaru sebesar US$12,5 juta atau setara Rp209,8 miliar. Pendanaan ini membuat valuasi perusahaan rintisan tersebut mendekati US$18 juta atau sekitar Rp304 miliar.

Green Rebel Foods didirikan pada Oktober 2020 dan berkantor pusat di Indonesia. Startup ini berfokus memproduksi daging nabati bercita rasa Asia, seperti rendang dan sate, sebagai alternatif daging sapi konvensional.

Dalam putaran investasi terbaru ini, Green Rebel kembali mendapat dukungan dari sejumlah investor global. Beberapa di antaranya adalah Unovis NCAP Fund II, Teja Ventures, dan AgFunder Alternative Protein Fund I, sebagaimana dikutip dari Asia Business Outlook.

Sejak pendanaan awal, Green Rebel Foods telah mengumpulkan total dana sekitar US$15 juta atau Rp253 miliar. Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan pendapatan sepanjang tahun 2024.

Manajemen Green Rebel menyatakan saat ini perusahaan memprioritaskan penguatan kemitraan dengan merek-merek besar di sektor layanan makanan atau food service untuk memperluas distribusi produknya.

Sebelumnya, pada April 2022, Green Rebel Foods juga berhasil menghimpun pendanaan pra-seri A sebesar US$7 juta atau sekitar Rp100,6 miliar. Pendanaan tersebut melibatkan investor seperti Unovis, Better Bite Ventures, AgFunder, Teja Ventures, Grup CJ, serta pengusaha asal Singapura, Kane Lim.

Dalam strategi ekspansi regional, Green Rebel telah meluncurkan produknya di Singapura. Produk daging nabati tersebut mulai hadir dalam menu khusus sejumlah restoran mitra, seperti Empress, Privé, Love Handle, Queen of Wok, dan Dragon Chamber.

Sementara di pasar domestik, Green Rebel menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan makanan dan minuman ternama, antara lain Starbucks, Ikea, dan Domino, serta didistribusikan melalui lebih dari 100 jaringan ritel nasional.

Green Rebel menegaskan seluruh produknya dibuat dari bahan nabati alami tanpa tambahan pengawet maupun gula rafinasi. Pendekatan ini diklaim sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap kesehatan konsumen dan keberlanjutan lingkungan.

Startup ini didirikan oleh Helga Angelina Tjahjad dan Max Mandias, yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri jaringan restoran nabati Burgreens di Indonesia.***

Tags: bisnisekonomiproduk
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Bapenda Riau Siapkan Revisi Pergub Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD

Bapenda Riau Siapkan Revisi Pergub Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.