• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bapenda Riau Siapkan Revisi Pergub Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD

Bapenda Riau menyiapkan revisi Pergub pajak air permukaan dengan potensi PAD hingga Rp160 miliar dari penyesuaian nilai perolehan air.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Februari 2026
Bapenda Riau Siapkan Revisi Pergub Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD

Kepala Bapenda Riau Nino Waskita Sari | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemprov Riau tengah menyiapkan revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Riau guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak air permukaan.

Kepala Bapenda Riau Nino Waskita Sari, mengatakan revisi regulasi tersebut difokuskan pada penyesuaian nilai perolehan air permukaan agar lebih sesuai dengan potensi riil daerah.

Menurut Nino, pembahasan revisi Pergub telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2025, terutama terkait penetapan nilai dasar air sebagai dasar pengenaan pajak.

“Berdasarkan simulasi yang kami lakukan, terdapat tiga opsi nilai air yang dikaji, yakni Rp1.700, Rp1.200, dan Rp1.000,” ujar Nino, Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penerimaan pajak air permukaan pada 2024 tercatat sebesar Rp52 miliar. Dengan revisi nilai tersebut, potensi PAD diperkirakan melonjak signifikan.

Jika nilai air ditetapkan Rp1.700, potensi PAD dari pajak air permukaan diproyeksikan mencapai Rp160 miliar.

Sementara dengan nilai Rp1.200, penerimaan diperkirakan sebesar Rp115 miliar, dan sekitar Rp96 miliar apabila menggunakan nilai Rp1.000.

“Dari simulasi ini terlihat jelas potensi peningkatan PAD yang cukup besar. Pajak air permukaan menjadi salah satu sektor prioritas yang kami optimalkan,” tegasnya.

Selain sektor tersebut, Bapenda Riau juga mendorong peningkatan PAD melalui optimalisasi dana transfer dari pemerintah pusat. Langkah ini telah dilaporkan kepada Gubernur Riau sebagai bagian dari strategi penguatan fiskal daerah.

Dalam waktu dekat, Pemprov Riau juga akan menerbitkan Surat Edaran Gubernur terkait penerapan sistem Coretax, khususnya mengenai perpindahan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) perusahaan dan perorangan.

“Penggunaan Coretax berpengaruh langsung terhadap mekanisme bagi hasil pajak, seperti PPh Pasal 21, yang nantinya akan dibagikan kembali ke kabupaten dan kota,” jelas Nino.

Terkait wacana pengenaan pajak air permukaan untuk sektor perkebunan kelapa sawit, Nino menyebut kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian. Usulan itu merupakan inisiatif DPRD Riau dan belum ditetapkan sebagai kebijakan resmi.

Meski demikian, Pemprov Riau terus mematangkan kajian agar kebijakan pajak air permukaan, jika diterapkan, dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD daerah.***




 

Tags: ekonomiPadPajakpemerintahanriau
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Next Post
Tren Iftar Tematik di Pekanbaru, Aryaduta Hadirkan Nuansa “Arabian Delight”

Tren Iftar Tematik di Pekanbaru, Aryaduta Hadirkan Nuansa “Arabian Delight”

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.