BERTUAHPOS — Di tengah geliat ekonomi kreatif yang kian berkembang, sektor rekreasi muncul sebagai peluang usaha yang menjanjikan di Pekanbaru. Tak tanggung-tanggung, sejumlah pelaku usaha di bidang ini mampu meraup omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya. Mulai dari wahana bermain anak, tempat healing kekinian, spot foto tematik, termasuk wahana yang menantang adrenalin, seperti Arena Go-Kart Pekanbaru.
Berdiri sejak tahun 2013 di kawasan Simpang Tiga, Bukit Raya, tepatnya di lingkungan Labersa Riau Fantasi, wahana ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat yang haus dengan rekreasi di Kota Bertuah.
Harga tiket masuk yang ditawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp25.000 untuk 4 lap dan Rp50.000 untuk 10 lap, Arena Go-kart berhasil menjaring konsumen dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga, semua bisa menikmati fasilitas sirkuit balap ini tanpa harus merogoh kocek dalam.
Yoyok, pengelola Arena Go-kart, mengungkapkan bahwa dalam sebulan, usaha yang dikelolanya bisa menarik sekitar 1.000 pengunjung. Dengan volume kunjungan tersebut, omzet bulanan usaha ini dapat mencapai puluhan juta rupiah.
“Kami melihat bahwa kebutuhan masyarakat akan hiburan murah tapi berkesan itu sangat tinggi. Dari situlah usaha ini terus tumbuh. Sementara untuk biaya operasionalnya relatif stabil lah,” ungkapnya kepada Bertuahpos pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Dia menyebut, wahana Arena Go-Kart Pekanbaru ini mampu mempertahankan profitabilitasnya selama lebih dari satu dekade. Investasi awal dalam bentuk kendaraan gokart, perlengkapan keselamatan, dan pengelolaan lintasan pastinya sudah balik modal hanya dalam beberapa tahun pertama.
Adapun daya tarik bisnis ini tidak hanya pada aktivitas utamanya, tetapi juga pada peluang turunan seperti penjualan makanan minuman, serta potensi kerja sama dengan sekolah atau komunitas untuk event khusus. Hal ini membuka jalan bagi pengembangan model bisnis yang lebih luas.
Namun, seperti bisnis outdoor lainnya, tantangan utama datang dari faktor cuaca. Arena ini masih berada di ruang terbuka, sehingga aktivitas harus dihentikan saat hujan deras. “Ini salah satu risiko yang memang sudah kami pertimbangkan sejak awal. Ke depan,” jelas Yoyok.
Meski menghadapi tantangan tersebut, tren bisnis gokart lokal masih sangat menjanjikan. Di tengah geliat ekonomi kreatif dan pariwisata lokal, Arena Go-kart menjadi bukti bahwa usaha rekreasi bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan jika dikelola dengan tepat sasaran.
Ke depan, pengelola berencana untuk menambah unit gokart, memperbaiki jalur lintasan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan omzet dan efisiensi operasional.***
— Habibie









