• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pelayanan Sangat Mengecewakan, Ini Alasan Kemenag Layangkan Protes Keras ke Garuda Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Mei 2024
Pelayanan Sangat Mengecewakan, Ini Alasan Kemenag Layangkan Protes Keras ke Garuda Indonesia

Pelayanan Sangat Mengecewakan, Ini Alasan Kemenag Layangkan Protes Keras ke Garuda Indonesia

118
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) mengirimkan surat pernyataan kekecewaan dan protes keras kepada maskapai Garuda Indonesia.

Kementerian yang mengurus soal pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) ini menilai, maskapai plat merah Garuda Indonesia kurang profesional dalam penerbangan jemaah haji tahun ini.

Protes ini merujuk pada sejumlah kasus keterlambatan penerbangan di beberapa kelompok terbang (kloter) jemaah haji tahun ini.

Dalam pernyataannya, Kemenag menilai Garuda Indonesia harus menunjukkan komitmennya mengurai masalah keterlambatan penerbangan yang semakin tidak menentu ini.

“Butuh mitigasi komprehensif, bukan solusi parsial,” kata Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik, Jumat, 24 Mei 2024.

Sebelumnya, Garuda Indonesia kembali melakukan penundaan keberangkatan pada SOC-41 atau Kloter 41 di Embarkasi Solo. Penundaan ini disebabkan oleh masalah kerusakan mesin pesawat. 

Menurut Kementerian Agama, penundaan pada SOC-41 menyebabkan efek domino yang kemudian dialami jemaah haji pada SOC-42 dan SOC-43.

Penerbangan mereka juga mengalami penundaan dan keterlambatan antara empat hingga tujuh belas jam.

“Sejak 12 Mei, awal penerbangan sekaligus awal muncul masalah, selalu saja alasannya perbaikan mesin, pengecekan moda, dan lainnya. Sehingga, masalah terus berulang. Perlu ada terobosan agar penerbangan jemaah haji Indonesia ke depan sesuai jadwal,” tambah Wibowo.

Masalah yang Berulang

Wibowo menilai bahwa pendekatan penyelesaian Garuda Indonesia atas masalah keterlambatan penerbangan jemaah masih bersifat teknis dan tidak substantif.

Hal ini dinilainya terjadi karena Garuda Indonesia belum mempersiapkan mitigasi yang komprehensif.

“Salah satu solusi yang diambil adalah dengan memindahkan armada Garuda dari tempat atau embarkasi lain. Meski solusi ini dapat menyelesaikan masalah secara lebih cepat, namun menimbulkan masalah baru pada embarkasi-embarkasi yang armadanya tiba-tiba dipindahkan,” jelas Wibowo.

Ia menekankan bahwa keterlambatan penerbangan jelas berdampak pada pelayanan kepada jemaah, dan Kementerian Agama juga menerima protes dari para jemaah. 

“Masalah keterlambatan ini perlu segera diselesaikan secara permanen,” tegasnya.

Wibowo menyerukan perlunya langkah-langkah mitigasi yang lebih komprehensif untuk menghindari masalah serupa di masa depan.

Ini termasuk perawatan dan pengecekan pesawat yang lebih rutin serta perencanaan yang matang untuk mengatasi kemungkinan kendala teknis yang dapat menyebabkan keterlambatan penerbangan.

Surat protes ini diharapkan bisa mendorong Garuda Indonesia untuk meningkatkan layanan dan komitmennya dalam mengelola penerbangan jemaah haji, memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Tags: bisnisHajimaskapai
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proses produksi oleh-oleh khas Riau keripik kulit ikan patin Melayu Crackers (Malakers) | Foto: Bertuahpos / Melba.
Berita Pilihan

Kisah di Balik Kriuknya Melayu Crackers, Kulit Ikan Patin Berstranformasi Menjadi Oleh oleh Premium

...

Read moreDetails
Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Danantara Gabung KSSK untuk Perkuat Investasi, Fokus ke Pertumbuhan Ekonomi

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Laba Hutama Karya Lampaui Target, Kontrak Baru Naik 22 Persen

Laba Hutama Karya Lampaui Target, Kontrak Baru Naik 22 Persen

Proyek Mixed-Use Australia Senilai Rp25 Triliun Siap Digarap

Proyek Mixed-Use Australia Senilai Rp25 Triliun Siap Digarap

Next Post
ulat jerman pekanbaru

Pasar Ulat Jerman di Pekanbaru Sangat Menjanjikan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.