ESDM Riau Sebut Pertamina Hulu Rokan Strategi untuk Atasi Stagnasi Produksi Migas di Blok Rokan

Rabu, 11 November 2020 07:34
ESDM Riau Sebut Pertamina Hulu Rokan Strategi untuk Atasi Stagnasi Produksi Migas di Blok Rokan
Ilustrasi pompa minyak.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman mengatakan, Pertamina sudah punya strategi dalam menekan stagnasi produksi Migas di Blok Rokan, saat peralihan fungsi kelola dari PT Chevron Pasifik Indonesia ke BUMN Pertamina.

Pemerintah telah memutuskan tidak memperpanjang konrak PT CPI untuk mengelola salah satu blok Migas terbesar di Indonesia itu, dan menunjuk PT Pertamina (Persero) sebagai pihak pengelola menggantikan CPI. Peralihan fungsi kelola ini efektoif diberlakukan 2021 mendatang.

Indra mengatakan bahwa saat ini Pertamina telah membentuk badan usaha yang bergerak di sektor hulu migas khusus untuk pengelolaan Blok Rokan. Namanya, Pertamina Hulu Rokan. 

“Sebetulnya Pertamina Hulu Rokan itu sendiri sudah ada. Tapi dia belum bisa masuk ke dalam wilayah kerja Blok Rokan karena pemegang sahnya saat ini  masih PT Chevron,” kata Indra, Selasa, 10 November 2020.

Baca: Hari Ini, 739 Orang di Riau Dinyatakan Positif Covid-19

BACA JUGA:  20 Hotspot Muncul di Riau

Dia menjelaskan, beberapa kegiatan itu dikelola melalui proyek strategis nasional atau melalui teman-teman SKK Migas dan Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas.

Indra menyebutkan, dengan upaya yang dilakukan tersebut, begitu alih kelola Blok Rokan pada 2021, diharapkan proses produksi Migas di ladang minyak tersebut tidak terhenti.

“Nanti begitu pengalihan akan tetap beroperasi, jadi tidak ada stagnasi atau berhenti. Karena untuk menghidupkan sumur baru itu butuh waktu juga. Oleh karenanya ini harus dijaga agar tetap berproses,” kata Indra.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa kegiatan eksplorasi tetap dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk menambah target capaian lifting migas pasca alih kelola Blok Rokan pada 2021.

Selain itu, dari kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dengan pola Business To Business antara Pertamina dan BUMD setempat di masa mendatang. (bpc2)

BACA JUGA:  Per April Angka Kasus Covid-19 Tembus 9.000 Lebih

 

Berita Terkini

Minggu, 01 Agustus 2021 20:08

10 Ciri – Ciri Pinjol Ilegal Versi OJK

Ciri – ciri Pinjol Ilegal

Minggu, 01 Agustus 2021 19:32

BMKG: Potensi Hujan Merata di Riau Malam Ini

Cuaca Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 16:30

Varian Delta Sebabkan Kasus Corona Dunia Naik Hingga 80%

Covid-19 Dunia

Minggu, 01 Agustus 2021 15:05

Karhutla di Dumai dan Kuala Cenaku Masih Belum Padam

Karhutla Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 14:39

Ginting: Saya Tak Punya Waktu Memikirkan Kekalahan Ini

Olimpiade 2020

Minggu, 01 Agustus 2021 13:31

Saat Amerika dan Aceh Berperang

Aceh

Minggu, 01 Agustus 2021 13:18

Polisi Sebut Sudah Terima Laporan Terkait Kasus  BRI Life

BRI Life