Di Depan Dahlan, Bos BUMN Rebutan Antre Tanda Tangan Anti Korupsi

Rabu, 25 September 2013 13:14
Di Depan Dahlan, Bos BUMN Rebutan Antre Tanda Tangan Anti Korupsi

BERTUAHPOS, JAKARTA - Para chief executive officer (CEO) direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berebut antrean mendaftar program BUMN bersih. Aksi ini terjadi di depan Menteri BUMN Dahlan Iskan.Â

Layaknya proses antrean, para bos BUMN rebutan antre ingin menandatangani naskah atau komitmen anti korupsi yang dilakukan di atas podium. Kejadian ini bermula ketika ketua tim BUMN bersih, Harry Susetio N mengumumkan dari 38 CEO BUMN yang hadir di program BUMN bersih, baru 3 BUMN yang langsung mendaftarkan diri di program anti korupsi ini.Â

Advertisement

Begitu mendengar laporan hanya 3 CEO BUMN bersih baru mendantangani, sontak beberapa CEO BUMN ingin bergabung. Seperti Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Kiswodarmawan. “Kita juga mau daftar,” ucap Kiswo sambil mengacungkan tangan di acara BUMN Bersih, lt. 21 Kemententerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Sontak aksi Kiswo diikuti para CEO yang berebut ingin mendaftar dalam program BUMN bersih. Dahlan yang menyaksikan acara itu menjelaskan tanta tangan ini hanya komitmen awal.

Baca: Jika Harga Minyak Turun, Harga Sawit Anjlok

“Tapi formalnya tetap tanggal 1 Oktrober,” kata Dahlan.

Tampak Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Gatot Suwondo yang pertama kali memperoleh giliran tanda tangan draft BUMN bersih. Kemudian disusul CEO BUMN lainnya. Bahkan Dahlan memberikan ledekan kepada CEO Adhi Karya.

“Ini nebus dosa,” kelakar Dahlan.

Acara ini disaksikan perwakilan dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepolisian RI dan Jaksa Agung.Â

Ikut dalam antrean untuk menandatangani BUMN Bersih antara lain Dirut Perumnas Himawan Arief, Dirut Jamsostek Elvyn G. Masassya, Dirut Jasa Marga Adityawarman, Dirut Perum Peruri Prasetio, Dirut Telkom Arief Yahya, Dirut Hutama Karya Tri Widjajanto, Dirut PLN Nur Pamudji, Dirut BTN Maryono, Dirut PNM Parman, Dirut Waskita Karya M. Choliq, Dirut Angkasa Pura II Tri Sunoko, Dirut Taspen Iqbal Latanro, Dirut Bank Mandiri Budi Sadikin, Dirut Bukit Asam Milawarman, Dirut RNI Ismed Hasan Putro, Dirut Merpati Asep Ekanugraha, Dirut PFN Shelvy Arifin, Dirut Askes Fachmi Idris.(feb/ang/detik.com)Â