• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perkenalkan Lagu Anak Sejak Dini, Dosen FKIP UIR Lakukan Pendampingan di PAUD SPS Rumbai

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Januari 2024
Dosen FKIP UIR Laila Fitriah memberikan pengarahan dan mengajarkan anak-anak lagu Pelangi-Pelangi kepada anak PAUD SPS PERTAMA Rumbai (Sabtu, 16 Desember 2023).

Dosen FKIP UIR Laila Fitriah memberikan pengarahan dan mengajarkan anak-anak lagu Pelangi-Pelangi kepada anak PAUD SPS PERTAMA Rumbai (Sabtu, 16 Desember 2023).

123
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) lakukan pendampingan di PAUD SPS Rumbai untuk memberikan edukasi betapa pentingnya lagu anak-anak untuk diperkenalkan kepada para siswa. Pendampingan ini merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat, pada 16 Desember 2023.

Adapun pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas memperkenalkan lagu anak-anak kepada siwa, tapi juga menekankan kepada tenaga pendidik akan pentingnya lagu anak-anak bagi tumbuh kembang siswanya.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan kepada guru dan anak-anak di Paud SPS Permata Rumbai untuk mengenalkan kembali lagu anak-anak dengan menggunakan media keyboard sebagai alat musik ritmis untuk mengiringi anak-anak bernyanyi,” kata Laila Fitriah, S.Sn., M.A selaku Dosen Pendidikan Sendratasik FKIP UIR, di Pekanbaru, Rabu, 17 Januari 2024.

Kegiatan ini juga menghadirkan Andi Idayani, M.Pd dan Dr. Tengku Ritawati serta dua orang mahasiswa Rakin dan Wildan yang merupakan bagian dari tim.

Dengan adanya kegiatan PKM ini, Laila berharap dapat membantu guru-guru dalam mengatasi masalah dalam krisis lagu anak-anak dan memperkenalkan kembali lagu anak-anak pada peserta didik, khususnya di PAUD SPS Permata Rumbai.

Penggunaan alat musik keyboard sebagai media pengiring terbukti membuat anak-anak lebih antusias dan tertarik untuk belajar bernyanyi bersama. “Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dan dapat disosialisasikan kepada sekolah-sekolah lain yang ada di daerah Pekanbaru,” tuturnya.

Tim PKM FKIP UIR berfoto bersama Anak-anak PAUD dan Guru SPS PERMATA RUMBAI
Tim PKM FKIP UIR berfoto bersama Anak-anak PAUD dan Guru SPS PERMATA RUMBAI

Dia menjelaskan, pengabdian masyarakat ini didasari pada rasa khawatir atas kondisi krisis lagu anak-anak di era ini, yang jauh berbeda dengan era tahun 1990-an.

Pada saat itu, lagu anak-anak sangat populer dan memiliki pengaruh besar pada perkembangan anak, terlihat dari kekuatan, lirik, dan tema lagu.

Sebagai contoh, lagu: Bangun Tidur yang diciptakan oleh Pak Kasur pada tahun 1950-an memengaruhi kebiasaan baik anak-anak dengan mengajarkan untuk membantu ibu membersihkan tempat tidur.

Telaah lirik lagu ini menunjukkan bahwa mengingat liriknya dapat membentuk kebiasaan positif untuk anak.

Menurut pengamat musik Indonesia, Bens Leo, dalam wawancara di Liputan 6.com, krisis lagu anak-anak saat ini disebabkan oleh tidak adanya produksi lagu anak-anak oleh label musik.

“Kalaupun yang masih ada memproduksi lagu anak-anak, itu biasanya dananya dibiayai oleh orangtua dari penyanyi anak itu sendiri,” ujarnya seperti dilansir dari liputan6.com.

Sekolah menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan lagu anak-anak, terutama melalui Pendidikan Anak Usia Dini (TK).

Peran aktif guru dalam menciptakan pembelajaran kreatif sangat menentukan keberhasilan pendidikan, khususnya dalam membimbing anak usia dini menuju kemandirian.

“Kreativitas guru mencakup pemilihan kurikulum, metode, dan media ajar, terutama dalam bidang seni, seperti seni musik,” ujar Laila.

Dalam menghadapi fenomena kurangnya pengetahuan anak usia dini terhadap lagu anak-anak, kreativitas seorang guru menjadi kunci untuk memperkenalkan lagu-lagu yang seharusnya dikenal oleh anak-anak.

“Penggunaan media yang menarik dapat menjadi solusi efektif untuk menarik perhatian para peserta didik,” sambungnya.***

Tags: UIR
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Prof. Dr. Zulkifli, M.M.,M.E.Sy Jadi Guru Besar ke-18 bagi Universitas Islam Riau

...

Read moreDetails

Kembali UIR Dapat Pertahankan Klasterisasi Utama, Selanjutnya Optimis Raih Klaster Mandiri

UIR Kembali Sabet Anugerah Kerjasama Diktiristek 2023

Hebat, Pertama Kalinya UIR Kukuhkan 3 Guru Besar Sekaligus

Direktur Kelembagaan Kemendikbud Ristek RI Sampaikan Kebijakan Pendidikan Tinggi di Indonesia kepada Peserta BKSPTIS

UIR Berpeluang Besar menjadi PTS Pertama yang Meraih QS Star Rangking di Bumi Melayu

Next Post
pendidikan

Janji Anies Bakal Atasi Kelangkaan BBM di Papua: Ada Praktik Mafia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.