• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Prancis Tak Sudi Berhubungan dengan Taliban

Romi J. by Romi J.
12 September 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemerintah Prancis diwakili Menteri Luar Negeri, Jean-Yves Le Drian mengatakan pihaknya tidak akan melakukan hubungan diplomatik dengan Taliban.

Le Drian mengatakan Taliban telah berbohong soal membentuk pemerintahan yang inklusif. Begiti juga soal pemerintahan yang mewakili semua pihak.

“Mereka mengatakan bakal membiarkan beberapa orang asing dan orang Afghanistan meninggalkan Afghanistan serta bicara soal pemerintahan inklusif dan representatif, tapi mereka berbohong,” kata Le Drian, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu 12 September 2021.

Le Drian kemudian menegaskan bahwa Prancis tak akan memiliki hubungan apapun dengan Taliban. Di sisi lain, kata dia, Taliban butuh berhubungan dengan dunia internasional agat ekonomi mereka bisa bertumbuh.

“Kami ingin tindakan dari Taliban dan mereka akan butuh relasi internasional agar ekonominya bisa bernapas. Jadi terserah mereka,” tambah dia.

Pemerintahan Taliban di Afghanistan menolak memasukkan menteri perempuan dalam jajaran kabinet.

Taliban juga memastikan tidak ada perempuan dalam jajaran pemerintahan.

Juru bicara Taliban, Sayed Zekrullah Hashimi mengatakan perempuan tidak perlu di kabinet dan menjadi menteri. Perempuan, kata dia, bertugas melahirkan.

“Seorang wanita tidak bisa menjadi menteri. Wanita tidak perlu berada di kabinet, mereka harus melahirkan,” ujar Zekrullah Hashimi. (bpc4)

Tags: pemerintahanPrancisTaliban
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Purbaya Pertanyakan Urgensi DKI Jakarta Akan Terbitkan Obligasi Daerah

Naik hingga Rp373, Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Next Post
Cuaca Riau

Cuaca Riau Hari Ini, Malam Nanti Pekanbaru Mungkin Hujan Lagi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.