Kadinskes Kota Tak Tahu Siswa Abdurrab Positif Covid-19 Dibawa Pulang

Senin, 29 November 2021 19:51
Kadinskes Kota Tak Tahu Siswa Abdurrab Positif Covid-19 Dibawa Pulang
Yayasan Abdurrab Islamic Center di Jalan Bakti Pekanbaru.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU —- Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Arnaldo Eka Putra mengatakan pihaknya tak tahu menahu soal 25 siswa Abdurrab Islamic Center yang positif Covid-19 dibawa pulang oleh pihak wali murid. Para siswa terkonfirmasi Covid-19 itu dilakukan penjemputan untuk dibawa pulang oleh orang tua masing-masing pada, Senin, 29 November 2021 di Pekanbaru.

“Iya betul (siswa positif covid-19 di Abdurrab) dibawa pulang orang tua). Itulah, kita kan ndak tahu kenapa bisa dibawa paksa kan,” katanya Senin, 29 November 2021 di Pekanbaru.

Arnaldo mengungkapkan hingga malam ini, tim penanganan Covid-19 dari Kota Pekanbaru yang terdiri dari Dinkes, pihak RS Madani dan pihak kepolisian, kini sedang berada di sekolah tersebut. Tim saat ini tengah meminta data kepada pihak yayasan terhadap 25 siswa positif corona yang dibawa pulang oleh orang tua masing-masing.

“Cuma dari pihak yayasan terkesan menutup-nutupi. Ini kesulitan kita di lapangan. Sampai sekarang (malam ini) anggota kita masih di situ,” tuturnya.

Baca: Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Dia pun menjelaskan, awalnya, terdeteksi siswa SMP Abdurrab yang terdeteksi Covid-19 berjumlah 113. Namun setelah dilakukan tracing, diketahui total jumlah siswa yang positif sebanyak 127 siswa yang terdiri dari siswa SMP dan SMA dan tenaga pengajar di Abdurrab Islamic Center.

Dijelaskan, seluruh siswa positif covid-19 itu awalnya akan dipindahkan ke RS Madani, namun terjadi penolakan dari pihak keluarga. Sehingga diputuskan ratusan siswa tersebut dilakukan isolasi terpadu di asrama yayasan tersebut. 

“Kemarin kita mau geser (ke RS Madani) terjadi penolakan dari pihak keluarga sampai ribut-ribut. Akhirnya Isoter di situ dan kita datangkan tenaga medis di situ. Ternyata tanpa sepengetahuan kita ada 25 orang yang dipaksa oleh wali murid untuk dibawa pulang. Hari ini lagi kita cari datanya untuk dilakukan tracing. Hingga malam ini kami masih menunggu datanya dan tim kita masih di lokasi,” jelasnya. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.

Senin, 24 Januari 2022 17:22

Polisi Selidiki Soal Besi Jembatan Siak IV yang Hilang

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait banyaknya besi di Jembatan Siak IV banyak yang hilang.

Senin, 24 Januari 2022 17:04

Erick Thohir Sebut Jadi Capres Bukan untuk Cari ‘Untung-untungan’

Erick Thohir menyatakan dirinya tak ingin mencari peruntungan dengan mencapres di 2024 mendatang.

Senin, 24 Januari 2022 16:47

OJK dan Polda Riau Perkuat Koordinasi Berantas Investasi Ilegal

OJK dan Polda Riau melakukan pertemuan, untuk membahas investasi dan pinjaman online ilegal.

Senin, 24 Januari 2022 16:26

Kelapa Bulat di Riau Stagnan, Kopra Turun, Cek Harganya di Sini

Harga kelapa butiran, atau kelapa bulat di sejumlah daerah di Riau terpantau stagnan, atau tidak mengalami kenaikan dan penurunan pada pekan ini. 

Senin, 24 Januari 2022 15:55

Bank BJB Optimis Tatap Tahun 2022 Lebih Cerah

Bank BJB