• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Penting Bagi Golkar Riau di Pilkada 2024, Ingat, Syamsuar Menang Bukan dari Pakai Golkar!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Maret 2022
107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Partai Golkar di Riau dirasa perlu mengambil langkah evaluasi cepat dalam menghadapi Pilkada Riau 2024. Mengingat situasi dalam pemilihan legislatif berbeda dengan pemilihan kepala daerah. Ingat, Syamsuar dan Edy Natar menang bukan karena diusung dari Partai Golkar 

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Partai Golkar perlu mewaspadi sisi lemah saat Pilkada Riau 2024 mendatang. Pengalaman Pilkada 2020 lalu sejatinya menjadi pelajaran penting ketika banyak calon kepala daerah yang diusung dari Partai Golkar, tumbang—kecuali Indragiri Hulu dan Kuansung.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Riau Aidil Haris menilai di satu sisi, partai berlambang pohon beringin ini memang cukup kuat saat pemilihan legislatif. Hal itu dapat dibuktingan dengan perolehan jumlah kursi di DRRD yang memang didominasi oleh Golkar.

“Namun untuk kepala daerah mesin politik Gokar terus mengalami kemunduran. Sebab, publik tak lagi melihat perahu apa yang dibawa, tapi figus seperti apa yang diusung. Terbukti di Pilkada Riau 2020 cuma Inhu dan Kuansing yang berhasil dimenangkan Golkar,” ujarnya.

“Lagi pula masyarakat harus ingat, bahwa kemenangan Syamsuar dan Edy Natar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau bukan dari Partai Golkar. Melainkan dari PAN dan NasDem, yang didukung dari PKS,” tutur Aidil kepada Bertuahpos.com, pada 4 Maret 2022 di Pekanbaru.

Dia menambahkan, situasi yang berbeda untuk pemilihan legislatif dan kepala daerah patut menjadi pertanyaan serius ada apa dengan mesin politik Golkar saat ini.

“Menurut saya, hal seperti ini perlu menjadi catatan penting bagi Golkar untuk bersiap diri di Pilkada Riau 2024 nanti,” sebutnya.

Secara umum, Aidil menilai, memang ada sisi lemah dari partai ini, yang patut menjadi bahan evaluasi secara serius, dan sangat mungkin masalah itu terdapat pada komunikasin politik Golkar secara internal maupun eksternal.

“Saya tekankan bahwa kondisi ini terjadi di Golkar Riau. Kalau daerah lain kita nggak tau lah ya bagaimana mesin politiknya dijalankan,” sebutnya.

Seperti diberitakan Bertuahpos.com sebelumnya, Partai Golkar telah mendeklarasikan Syamsuar sebagai Gubernur Riau dua periode. Deklarasi dibacakan oleh Ketua DPD II Golkar Indragiri Hilir HM Wardan saat pelantikan pengurus DPD Golkar Riau, beberapa waktu lalu, di Pekanbaru.

Terkait hal ini, Aidil juga menyarankan agar Syamsuar sebaiknya tidak maju di Pilgub Riau 2024 mendatang, atas berbagai pertimbangan. Salah satunya, terkait pandangan masyarakat Riau terhadap citra Syasuar selama tiga tahun menjabat sebagai Gubernur saat ini. (bpc2)

Tags: Golkar riauGubernur Riaupartai golkarSyamsuar
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik
Regional

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik

...

Read moreDetails
Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi saksi dalam persidangan Gubernur Riau Non Aktif, Abdul Wahid, Kamis (18/06/26)

Jadi Saksi di Pengadilan, UAS Tegaskan Kesetiaan Sahabat untuk Abdul Wahid. “Engkau Tidak Sendirian”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Penampakan Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Paslon 1 (Abdul Wahid - SF Hariyanto) dan Paslon 3 (Syamsuar - Mawardi) dalam debat publik kedua Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2024

2024 Mantan Gubri Syamsuar Sebut Riau Defisit Triliunan dan Belum Pernah Terjadi. Dikatakan ‘Dukun’, Akhirnya Terbukti Benar dan Membuat Gubri Abdul Wahid Pusing 7 Keliling

Pilgub Riau 2024: Golkar dan PKS Resmi Usung Syamsuar – Mawardi

Next Post

Ternyata Bukan Cuma Jokowi, SBY Juga Penah Dapat Tawaran Presiden 3 Periode

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.