5 Pimpinan PT Wahana Bersama Nusantara & PT Tiara Global Propertindo Didakwa Tipu Nasabah Rp84,9 Miliar

Selasa, 23 November 2021 09:52
5 Pimpinan PT Wahana Bersama Nusantara & PT Tiara Global Propertindo Didakwa Tipu Nasabah Rp84,9 Miliar
Ilustrasi rupiha. (Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Lima pimpinan dan marketing PT Wahana Bersama Nusantara dan PT Tiara Global Propertindo, Senin 22 November 2021, diadili di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Kelimanya didakwa melanggar UU Perbankan dan menipu nasabah sebesar Rp84,9 miliar.

Kelima terdakwa yakni, Bhakti Salim alias Bhakti, selaku Direktur Utama PT. Wahana Bersama Nusantara dan Direktur Utama  PT. Tiara Global Propertindo, Agung Salim SH Als Agung, selaku Komisaris Utama PT. Wahana Bersama Nusantara, Elly Salim Als Elly, Direktur PT. Wahana Bersama Nusantara  dan Komisaris  PT. Tiara Global Propertindo, Christian Salim selaku Direktur PT. Tiara Global Propertindo dan Maryani, selaku Marketing Freelance PT. Wahana Bersama Nusantara dan PT.Tiara Global Propertindo.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Lastarida br Sitanggang SH dan Randi Panalosa SH, di hadapan majelis hakim menyebutkan, perbuatan kelima terdakwa dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2016 sampai dengan 25 Maret 2020 di Jalan Mawar Nomor 55 RT 33 RW 002 Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Kelima terdakwa melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa, sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha dari pimpinan Bank Indonesia.

Baca: Demokrat Harap Keputusan PAN Gabung dalam Koalisi Bukan untuk Masa Presiden 3 Periode

Perbuatan kelima terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 46 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Atau dakwaan kedua, kelima terdakwa melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain  dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun rangkain kebohongan, dengan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang, menghapus piutang, sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 378  Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Atau dakwaan ketiga, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 372  Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo  Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Adapun perbuatan mereka bermula ketika Agung Salim yang menjabat Komisaris Utama di PT Wahana mencari ide untuk mendapatkan tambahan modal. Lalu diputuskan menerbitkan promissory note (surat sanggup bayar) atas nama perusahaan dalam Fikasa Group. Kemudian, terdakwa Agung Salim menyuruh Maryani menjadi marketing dari PT Wahana dan Tiara.

Terdakwa Maryani lalu mendatangi korban di Pekanbaru pada Oktober 2016. Maryani menawarkan investasi dengan bunga 9% sampai 12% per tahun dengan menjadi pemegang promissory note PT Wahana dan PT Tiara.

Dana itu dikirim ke rekening perusahaan lain, di luar kesepakatan. Akibatnya, para nasabah hanya menerima persenan dari suntikan modal hingga 2019. Sejak saat itu, nasabah tidak lagi ada mendapat persenan. Termasuk modal yang disuntikan juga tak ada kejelasan. (bpc17)

Berita Terkini

Rabu, 01 Desember 2021 18:16

bank bjb Sabet Predikat Top 20 Financial Institution 2021

Kinerja positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali meraih apresiasi.

Rabu, 01 Desember 2021 17:41

Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Gubernur Riau Syamsuar meluapkan kekesalannya saat memberikan pengarahan usai lantik 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. 

Rabu, 01 Desember 2021 17:01

Hemat Berbelanja Online dengan Kode Promo Eksklusif dari Saleduck Indonesia

Kehadiran platform belanja online yang kian menjamur

Rabu, 01 Desember 2021 16:52

Syahrial Abdi Kepala Bapenda Riau, Ini Daftar Lengkap Nama Pejabat Baru di Pemprov Riau

Sebanyak 32 pejabat Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau dilakukan pelantikan untuk posisi jabatan baru. 

Rabu, 01 Desember 2021 16:31

Bukan Bunuh Diri, Korban Meninggal di Fly Over Arengka Diduga Laka Lantas

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menyebutkan korban meninggal di fly over Arengka bukanlah bunuh diri.

Rabu, 01 Desember 2021 14:28

Seorang Warga Bunuh Diri dengan Melompat di Fly Over Arengka Pekanbaru

Sebuah video menunjukkan seorang warga bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Arengka, Pekanbaru, Rabu 1 Desember 2021.

Rabu, 01 Desember 2021 14:01

Moeldoko Takut Data Palsu Dipakai Parpol untuk Pilpres 2024

Jangan sampai orang-orang yang tidak mewakili rakyat yang jadi pemimpin

Rabu, 01 Desember 2021 13:41

Syamsuar Pastikan Pejabat Non Job Karena Kerjanya Nggak Bagus

Lambatnya kinerja kepala OPD salah satu indikator penilaian evaluasi.

Rabu, 01 Desember 2021 13:20

Kadispora Riau Tak Berani Beberkan Besaran Anggaran Renovasi Stadion Kaharuddin Nasution

Rencana renovasi akan menggunakan pos anggaran tahun 2022

Rabu, 01 Desember 2021 13:05

Promo Rebranding dari Hotel Khas Pekanbaru, Dapatkan Harga Spesial

Sebagai promo rebranding, hotel Khas Pekanbaru memberikan promo spesial untuk pelanggan.