2,8 Juta Hektare Kebun Sawit Rakyat Perlu Peremajaan

Sabtu, 26 Juni 2021 13:19
2,8 Juta Hektare Kebun Sawit Rakyat Perlu Peremajaan
Petani panen buah sawit di kebun sawit yang tidak produktif. (Ilustrasi/Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah menyatakan saat ini sebanyak 2,8 juta hektare kebun sawit rakyat perlu dilakukan peremajaan. Mengingat kebun sawit rakyat dalam jumlah itu sudah mengalami penurunan produksi.

Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Widarto mengatakan, 2,8 juta hektare kebun sawit masyarakat yang perlu direplanting itu, tercatat dari 6,94 juta hektare luas perkebunan sawit yang ada.

“Program peremajaan kebun sawit rakyat yang digulirkan pada 2017 silam termuat misi kesejahteraan petani sawit di Tanah Air. Sebab itu kami membutuhkan dukungan banyak pihak,” tuturnya.

Secara spesifik di Riau, ada banyak masyarakat yang menggantungkan perekonomian mereka pada hasil panen buah sawit. Tanaman sawit yang tak lagi produktif tentulah akan memberikan masalah baru bagi perekonomian mereka.

Baca: Video: Jalan Longsor di Pulau Kedundung Kuansing

“Kondisi itu diperparah dengan tanaman sawit yang kemungkinan besar menggunakan bibit sawit ilegitim dan tidak unggul,” terangnya.

Dalam sebuah pertemuan virtual, Heru mengatakan sejak tahun 2019 pemerintah menargetkan peremajaan kebun sawit seluas 108 ribu hektare tiap tahunnya.

Dia mengakui bahwa program replanting yang digelontorkan pemerintah sepi peminat, target pun jauh dari kata tercapai. Sehingga pemerintah kembali melakukan penyederhanaan persyaratan replanting kebun sawit rakyat, yang awalnya dari 14 Syarat kini hanya 2 syarat yang harus dipenuhi petani sawit.

“Sampai saat ini belum pernah mencapai target karena berbagai kendala yang kita hadapi di lapangan. Termasuk di Riau yang targetnya seluas 78 ribu hektare masih jauh dari harapan,” ujarnya. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:33

Kado Spesial Awal Tahun, Rifan Financindo Kembali Menjadi Juara Pialang Teraktif

PT Rifan Financindo Berjangka mendapat kado spesial di awal tahun 2022 dengan menerima pengumuman bahwa kembali meraih posisi pertama…

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.