• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kebijakan Pemko Pekanbaru Soal Sampah, Pengamat: Organik dan Non Organik “Kawinkan” dalam Truk, Anehkan?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemko Pekanbaru dituding selalu mengeluarkan kebijakan “aneh” sehingga Perda tersebut membuat masyarakat bingung dengan tujuan pemerintah dalam membuat kebijakan. Salah satunya soal pengelolaan sampah di Pekanbaru, dimana setiap kebijakan yang dikeluarkan mengenai masalah ini tidak lain berorientasi pada proyek semata.

Kritikan ini dilontarkan oleh Pengamat Perencanaan dan Tata Kota, Mardianto Manan, saat berbincang dengan bertuahpos.com, Senin, 21 Januari 2019 di Pekanbaru. Menurut Mardianto, masyarakat secara umum mengetahui ada banyak kebijakan Pemko Pekanbaru yang keliru dalam menangani persoalan ini, sehingga terkesan bahwa setiap kebijakan dikeluarkan tergantung selera proyek.

“Contoh sederhana, Pemko Pekanbaru membuatkan tong sampah di jalan itu dengan dua model, kuning dan biru, kan. Maksudnya ada sampah organik dan ada sampah non organik. Bagus, mendidik masyarakat supaya bisa memilih mana sampah organik dan non organik. Tapi setelah datang mobil pengangkut sampah di dalam mobil dicampur lagi. Jadi untuk apa sampah itu dipilih masyarakat. Ini kan aneh sekali menurut saya,” ujarnya.

Dia menyebut, bahwa kebijakan seperti ini jelas menunjukkan bahwa Pemko Pekanbaru sama sekali tidak mengedepankan program dalam membuat sebuah kebijakan. Sehingga dalam penerapannya, kata Mardianto, tidak hanya masyarakat, tapi Pemko Pekanbaru sendiri kebingungan dengan kebijakan yang sudah mereka buat.

Untuk melihat sebuah kebijakan berbasis program, pada prinsipnya sangat sederhana dan mudah. Mardianto memberi gambaran, misalnya di suatu kawasan ingin dijadikan tata kota yang baik, seperti di kawasan jalan protokol. Maka bisa disusun target jangka panjang, 5-10 tahun kedepan kawasan ini akan menjadi teduh atau taman dengan fasilitas umum yang lengkap.

Baca: Swastanisasi Sampah Bukan Solusi, Pakar: Serahkan ke ‘Masyarakat’

Selanjutnya, ada target pencapaian tahunan, yang kemudian itu dievaluasi untuk mewujudkan target jangka panjang. Artinya Pemko Pekanbaru sudah merencanakan secara matang langkah-langkah pencapaian untuk mewujudkan target tersebut.

Namun kenyataannya, disebut Mardianto, jauh panggang dari api. Bahkan setiap 6 bulan sekali selalu ada pot bunga baru, atau tanaman baru ditanam di sepanjang jalan protokol. “Rasanya sudah bertahun-tahun masyarakat melihat pemandangan seperti itu, tapi kok tamannya enggak selesai-selesai. Sama saja jika kita lihat soal sampah. Selalu ada aturan baru, selalu ada perusahaan baru yang ditunjuk mengelola sampah, tapi hasilnya nihil,” sambungnya.

Contoh sederhana, kata Mardiantio, Pemko Pekanbaru harus punya target jelas, misal dalam jangka waktu 10 tahun kedepan tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat harus terwujud. Tentu harus ada upaya-upaya atau tindakan riil mengarah pada tujuan tersebut. Namun Faktanya hingga kini Pemko Pekanbaru malah terus disibukkan dengan swastanisasi sampah. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Kontroversi, Ini Penjelasan Bawaslu Riau Soal Pemilih Orang Gila

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.