• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 11 November: Kelahiran Pangeran Diponegoro, Awal Perundingan Liggarjati

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 November 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 11 November 1785, lahir seorang pangeran yang diberi nama Bendara Raden Mas Antawirya. Dia merupakan putera sulung Sultan Hamengkubuwono III. Kelak, pangeran ini akan dikenal sebagai Pangeran Diponegoro.

1825, Pangeran Diponegoro memulai perang terhadap kolonial Belanda. Pihak Pangeran Diponegoro memanfaatkan kondisi alam untuk berperang. Ketika musim hujan, mereka akan menyerang Belanda, yang dilemahkan oleh penyakit seperti malaria.

Saking hebatnya perang ini, Belanda mendapakan kerugian yang amat besar. Disebutkan bahwa 15.000 serdadu belanda tewas dalam pertempuran, dan perang ini menghabiskan 20 juta gulden.

28 Maret 1830, Belanda berhasil menangkap Pangeran Diponegoro. Dia kemudian diasingkan ke Makassar hingga meninggal pada 8 Januari 1855.

…

11 Maret 1946, Perundingan Linggarjati dimulai. Indonesia waktu itu berjuang secara diplomasi agar Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.Â

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Sutan Syahrir, dan delegasi Belanda dipimpin Wim Schermerhorn. Perundingan ini dilakukan di suatu wilayah yang bernama Liggarjati.

Hasil perundingan Linggarjati menang di sisi diplomasi, karena Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia atas Jawa, Sumatera, dan Madura. Di sisi lain, wilayah Indonesia diluar Jawa, Sumatera, dan Madura masih dikuasai Belanda, dkutip dari berbagai sumber. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing
Lifestyle

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

...

Read moreDetails
Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Next Post

Berikut Ini Daerah-Daerah yang Berpotensi Diguyur Hujan Malam Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.