PBB Minta Bukti Kalau Anak Penguasa Dubai Masih Hidup

Sabtu, 20 Februari 2021 19:34
PBB Minta Bukti Kalau Anak Penguasa Dubai Masih Hidup

BERTUAHPOS.COM — Bidang Pengawas HAM PBB meminta kepada Uni Emirat Arab agar memberikan informasi kelanjutan tentang kondisi status salah satu putri penguasa Dubai, Sheikha Latifa, dan bukti bahwa dia masih hidup.

Hal ini menyusur beredarnya video yang dikirim oleh Sheikha Latifa yang meminta tolong kareda diculik oleh keluarganya sendiri, yang tayang di BBC Panorama pada 16 Februari 2021.

Advertisement

Menurut video itu, dia disekap di sebuah vila dengan pengawalan ketat dari pasukan khusus kerajaan.

“Kami menyampaikan keprihatinan tentang situasi ini sehubungan dengan bukti video mengkhawatirkan yang muncul minggu ini. Kami meminta lebih banyak informasi dan klarifikasi tentang situasi Sheikha Latifa saat ini,” kata juru bicara Kantor Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Liz Throssell, dalam pengarahan secara virtual kepada di Jenewa, Jumat, 19 Februari 2021.

Baca: Pemko Himbau Insiden Tolikara Tidak Terjadi di Pekanbaru

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 9 Desember: Pembantaian Rawagede

Pada 18 Februari 2021, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) telah mendekati kantor perwakilan permanen negara itu di Jenewa.

Badan ini akan terus memantau situasi dengan cermat. Kantor media pemerintah Dubai dan Kementerian Luar Negeri UAE belum menanggapi permintaan komentar yang dikeluarkan pada Jumat itu.

Kantor media Dubai awal pekan ini mempersilakan agar pertanyaan tentang video tersebut disampaikan ke kantor hukum penguasa Dubai, Sheikh Mohammed, yang belum menanggapi permintaan komentar.

Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum menarik perhatian internasional pada 2018 ketika sebuah kelompok hak asasi manusia merilis video yang dibuat olehnya yang menggambarkan upaya untuk melarikan diri dari Dubai.

Maret tahun lalu, seorang hakim Pengadilan Tinggi London mengatakan bahwa dia menerima serangkaian tuduhan yang dibuktikan oleh mantan istri Sheikh Mohammed, Putri Haya, dalam pertempuran hukum, termasuk bahwa syekh memerintahkan penculikan Latifa. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 05 Maret 2021 11:15

China Bersumpah Tak Akan Biarkan Taiwan Merdeka

China akan mengedepankan hubungan perdamaian di Selat Taiwan.

Jumat, 05 Maret 2021 10:48

Miyabi Ngaku Ingin Muntah

Pensiunan bintang film dewasa Maria Ozawa tak segan berbagi pengalaman pertama saat syuting film dewasa.

Jumat, 05 Maret 2021 10:33

Jokowi: Masa Nggak Boleh Bilang Tak Suka Pada Produk Asing

‘Cintai produk lokal dan benci produk luar.’

Jumat, 05 Maret 2021 10:26

Liverpool Kini Lebih Dekat ke Zona Degradasi Dibandingkan Puncak Klasemen

jarak poin antara Liverpool dengan Fulham di rangking 18 atau garis degradasi, adalah 20 poin

Jumat, 05 Maret 2021 10:16

Ini Akan Jadi Sejarah Jika SBY Benar-benar Akan Demo Istana

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Jumat, 05 Maret 2021 08:56

Awalnya, Tae-yong Ingin Uji Coba Bersama Klub Luar Negeri

awalnya pelatih timnas Shin Tae-yong menginginkan uji coba timnas U-22 bersama klub luar negeri

Jumat, 05 Maret 2021 07:48

Timnas Sea Games Dipastikan Uji Coba, Indra Sjafri: Jadwalnya Sama

“Jadwalnya akan sama seperti sebelumnya”

Kamis, 04 Maret 2021 22:32

Ada yang Mau Gabung? Partai UKM Buka Pendaftaran Nih

Partai usaha Kecil Menengah (UKM) adalah partai baru yang lahir di tengah pandemi Covid-19.

Kamis, 04 Maret 2021 21:30

Kepala DLHK Riau: Masyarakat Harus Disadarkan Agar Tak Bakar Lahan

“Mengubah habit [kebiasaan] masyarakat yang paling utama harus dilakukan.”