• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jual Bensin Eceran, Warga Pekanbaru Bisa Masuk Penjara

by
2 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) ,PEKANBARU– Pekanbaru merupakan daerah yang paling banyak memiliki stasiun pengisian bahan bakar. Setidaknya dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru ada 50 SPBU yang tersebar di 12 kecamatan.

Meski demikian, penjaja bensin eceran masih marak. Ada yang menjual dengan botol kemasan, ada pula memakai pengisian sendiri, berupa Pertamini. Keberadaan pengecer bensin ini menjadi alternatif bagi pengguna kendaraan roda dua. Sebab tidak jarang, SPBU selalu ramai bahkan antrean panjang untuk mengisi bensin.

Padahal jika menilik Undang-Undang Migas Nomor 22 Tahun 2001 pasal 55, siapa saja yang menjual bensin eceran termasuk Pertamini dapat dikenakan sanksi pidana. Yakni 6 tahun atau denda maksimal Rp 60 miliar.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman. “Benar itu ada sanksi pidana kalau jual eceran,” sebutnya.

( Baca:Disperindag: Pertamini di Pekanbaru Ilegal)

Namun mengenai penindakan terhadap aturan tersebut, disampaikan Irba merupakan ranah penegak hukum, bukan Disperindag Pekanbaru. “Kita hanya sosialisasi, kalau untuk sanksi itu di kepolisian,” katanya.

Hanya saja Irba menyebut aturan yang mengenakan sanksi pada pengecer bensin juga membuat pihaknya dilema. “Karena jumlahnya (bensin) dijual sedikit. Dan sudah termasuk membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Lalu pihaknya juga sudah menyampaikan agar pihak SPBU tidak melayani pembelian bensin menggunakan jerigen tanpa ada surat dari kelurahan. “Karena membeli pakai jerigen harus ada pemberitahuan dari lurah,” ujar Irba.

Selain itu bensin eceran juga diragukan sesuai takaran atau tidak. Sebab bagi tiap SPBU yang ada pasti akan ditera ulang, oleh Badan Metrologi Riau. Hal itu untuk menghindari adanya kecurangan.

Selain itu rencananya, Disperindag Pekanbaru akan memiliki Badan Metrologi sendiri. Disampaikan Irba saat ini masih menunggu penyerahan Pembiayaan, Peralatan, Personal Daerah (P3D).

Tanpa ada serah terima dari pihak provinsi terhadap sarana dan prasarana maka Disperindag Pekanbaru belum bisa melakukan tera ulang. Dengan memiliki UPT Metrologi sendiri, Pekanbaru dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab tidak hanya argometer taksi saja yang ditera ulang, melainkan semua timbangan seperti SPBU, mobil tangki, dan timbangan di pasar.

Penulis: Riki

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Harga Cabai Kembali Naik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.