• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Daging Anjing Tak Lagi untuk Konsumsi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Oktober 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Daging anjing bukan lagi termasuk definisi pangan atau untuk konsumsi. Hal ini ditegaskan Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui surat edaran pengawasan perdagangan daging anjing.

Surat edaran ini sendiri telah dikeluarkan pada tanggal 25 September 2018 lalu berdasarkan ketentutan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kesepakatan hasil rapat koordinasi kesejahteraan hewan nasional pada tanggal 1-3 Agustus 2018 lalu.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan, Kepala Balai Besar Veteriner, Kepala Balai Veteriner, serta Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH).

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan setidaknya tujuh poin penting, diantaranya:

1. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bahwa daging anjing tidak termasuk dalam definisi pangan.

2. Tidak menerbitkan Sertifikat Veteriner (Surat Keterangan Kesehatan Produk Hewan/SKKPH) khusus untuk daging anjing apabila diketahui untuk konsumsi dan Surat Rekomendasi Pemasukan Daging Anjing Konsumsi serta memperketat pengawasan lalulintas peredaran/perdagangan daging anjing.

3. Tetap menerbitkan Sertifikat Veteriner (Surat Keterangan Kesehatan Hewan/SKKH) sebagai persyaratan administrasi lalu lintas anjing hidup dan Surat Rekomendasi Pemasukan anjing hidup disertai dengan hasil uji laboratorium) dengan minimal mencantumkan asal, tujuan, dan peruntukannya (sebagai anjing peliharaan/kesayangan/berburu).

4. Membuat surat himbauan secara tertulis di wilayah Saudara untuk tidak melakukan peredaran dan/atau perdagangan daging anjing secara komersial.

5. Melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah-sekolah, serta pihak terkait lainnya tentang risiko penularan zoonosis akibat mengkonsumsi daging anjing dan penerapan prinsip kesejahteran hewan.

6. Melakukan pemantauan secara aktif dengan berkoordinasi dengan instansi terkait antara lain dengan Kepolisian Negara RI, Satuan Polisi Pamong Praja, Petugas Karantina, pihak terkait lainnya.

7. Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet), Kepala Balai Veteriner (BVet), dan Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) membantu dalam pemantauan dan pembuktian hasil uji laboratorium terkait proses penyidikan perdagangan daging anjing. (bpc9)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Match Terakhir PSPS di Kandang, Asykar Theking dan CN Janjikan Koreo Terbaik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.