• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masyarakat Kelas Menengah Jadi Penentu Arah Pertumbuhan Ekonomi 2026

Masyarakat kelas menengah dinggap jadi kunci ekonomi 2026. Pelaku usaha dorong deregulasi dan penurunan biaya agar pertumbuhan lebih berkualitas.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Februari 2026
Masyarakat Kelas Menengah Jadi Penentu Arah Pertumbuhan Ekonomi 2026

Masyarakat kelas menengah dinggap jadi penentu arah pertumbuhan ekonomi 2026 | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry F.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai pemerintah masih memiliki sejumlah peluang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2026. Namun, pelaku usaha mengingatkan bahwa tantangan utama justru muncul setelah fase tersebut, ketika dorongan musiman tidak lagi menjadi penopang utama pertumbuhan.

Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menekankan pentingnya pemberdayaan kembali atau re-empowerment kelas menengah sebagai jangkar utama pertumbuhan konsumsi domestik. Menurutnya, penguatan kelompok ini menjadi faktor krusial dalam menjaga momentum ekonomi nasional.

Shinta menilai laju pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,1–5,2% mencerminkan kondisi yang relatif stabil. Namun, angka tersebut dinilai belum optimal untuk menciptakan daya ungkit ekonomi yang kuat dan berkelanjutan bagi dunia usaha.

“Penguatan kepercayaan dan daya beli kelas menengah menjadi kunci untuk menjaga momentum ekonomi tetap berkelanjutan, terutama melalui stabilitas lapangan kerja yang produktif dan berkesinambungan,” ujar Shinta saat dihubungi.

Secara historis, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan dinamika yang belum sepenuhnya solid. Pada triwulan IV-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,39%, namun secara keseluruhan sepanjang 2025 ekonomi nasional hanya tumbuh 5,11%, di bawah target pemerintah sebesar 5,2%.

Untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas, Apindo menilai dunia usaha membutuhkan perbaikan iklim bisnis yang dilakukan secara konsisten. Salah satu langkah utama adalah memangkas berbagai komponen high-cost economy yang masih membebani pelaku usaha.

Shinta menyebut biaya energi, logistik, dan pinjaman sebagai faktor yang perlu segera dibenahi. Selain itu, pelaksanaan agenda deregulasi secara berkelanjutan dinilai penting agar sektor swasta memiliki ruang lebih besar untuk berekspansi.

“Tanpa perbaikan di sisi biaya dan regulasi, ruang bagi sektor swasta untuk memperluas kapasitas dan menyerap tenaga kerja akan tetap terbatas,” tegas Shinta.

Apindo juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi idealnya tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas. Pemerintah didorong untuk menciptakan pertumbuhan yang produktif, inklusif, dan berorientasi jangka panjang agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme pemerintah bahwa ekonomi Indonesia pada 2026 dapat tumbuh 5,4%. Konsumsi rumah tangga yang kuat, belanja berkualitas, kinerja eksternal yang kompetitif, serta peningkatan investasi dengan peran swasta yang lebih besar menjadi fondasi utama pertumbuhan tersebut.***




 

Tags: ekonominasional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Next Post
Cek Jadwal Libur dan Masuk Sekolah SMA di Riau Selama Ramadan

Cek Jadwal Libur dan Masuk Sekolah SMA di Riau Selama Ramadan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.