• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kredit Perbankan Tumbuh 7,70%, OJK Sebut Risiko Tetap Terkendali dan Likuiditas Aman

Kredit perbankan tumbuh 7,70% yoy pada September 2025, likuiditas kuat, risiko terjaga, dan OJK blokir 29.906 rekening judi online.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 November 2025
Kredit Perbankan Tumbuh 7,70%, OJK Sebut Risiko Tetap Terkendali dan Likuiditas Aman

Foto: Ilustrasi / Canva

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja intermediasi perbankan pada September 2025 terus membaik. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan pertumbuhan kredit mencapai 7,70% year on year (yoy) menjadi Rp8.162,8 triliun, dengan profil risiko dan likuiditas yang tetap terjaga.

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,18%, disusul Kredit Konsumsi yang naik 7,42% dan Kredit Modal Kerja tumbuh 3,37% yoy. Sementara itu, dari sisi debitur, kredit korporasi tumbuh 11,53% dan kredit UMKM hanya naik tipis 0,23%.

“Jika dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran kredit tumbuh tinggi di sektor pertambangan dan penggalian sebesar 19,15%, serta sektor pengangkutan dan pergudangan yang tumbuh 19,32% yoy. Kami menilai pertumbuhan di dua sektor tersebut berperan besar dalam menopang ekspansi ekonomi nasional,” katanya.

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat signifikan sebesar 11,81% yoy menjadi Rp9.695,4 triliun. Penurunan BI Rate turut mendorong penurunan suku bunga perbankan, dengan suku bunga kredit investasi turun ke 8,25% dan kredit modal kerja turun ke 8,46%. Suku bunga simpanan pun ikut melandai menjadi rata-rata 2,78%.

Kondisi likuiditas industri perbankan dinilai tetap kuat. Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) mencapai 29,30% dan AL/NCD sebesar 130,47%, jauh di atas ambang batas aman. Liquidity Coverage Ratio (LCR) juga berada di level tinggi, yakni 205,94%, menunjukkan kemampuan perbankan menjaga likuiditas tetap prima.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL gross) terjaga di level 2,24%, sedangkan NPL net stabil di 0,87%. Loan at Risk (LaR) turun menjadi 9,52%, menunjukkan perbaikan kualitas kredit. Sementara itu, rasio permodalan (CAR) perbankan masih kokoh di 26,15%, menjadi bantalan penting menghadapi ketidakpastian global.

Mahendra juga menyoroti perkembangan kredit Buy Now Pay Later (BNPL) yang tumbuh pesat 25,49% yoy menjadi Rp24,86 triliun, dengan total 30,31 juta rekening dan NPL gross sebesar 2,61%. Dalam hal pengawasan, OJK juga mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Artha Kramat di Tegal serta memblokir 29.906 rekening terkait judi online, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.***

Tags: finansialperbankan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan
Ekonomi

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

...

Read moreDetails
Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Next Post
Ancam Inflasi Riau di Akhir Tahun

Produksi Terbatas di Daerah Penyuplai Jadi Ancam Inflasi Riau di Akhir Tahun

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.