• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dukung Ekonomi Lokal, APPIAT Panen Perdana 1 Ton Ikan Nila di Pekanbaru

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Februari 2025
Dukung Ekonomi Lokal, APPIAT Panen Perdana 1 Ton Ikan Nila di Pekanbaru

Dukung Ekonomi Lokal, APPIAT Panen Perdana 1 Ton Ikan Nila di Pekanbaru

137
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Upaya meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal terus digalakkan di Pekanbaru. Asosiasi Pembibitan dan Pembesaran Ikan Air Tawar Riau (APPIAT) sukses menggelar panen perdana ikan nila dengan sistem bioflok, Sabtu, 8 Februari 2025.

Panen raya yang berlangsung di Jalan Uka, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani ini berhasil menghasilkan 1 ton ikan nila, menandai langkah awal dalam mengurangi ketergantungan pasokan dari luar kota. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di sektor perikanan.

Dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Terpilih Pekanbaru, Makarius Anwar, panen raya perdana ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru drh. Pirdaus, Penyuluh Perikanan Kecamatan Tuah Madani Agus Mira, Ketua Kelompok Tani Karya Bersama Zulrefli, dan tenaga ahli bioflok Yuhendro.

Ketua APPIAT, Endri, menyampaikan bahwa asosiasi ini dibentuk untuk mewadahi kelompok tani budidaya ikan nila di Riau, khususnya di Pekanbaru. Saat ini, pasokan ikan nila di kota tersebut masih bergantung pada suplai dari luar daerah. Sementara kebutuhan harian ikan di Pekanbaru mencapai 30 ton, kelompok tani lokal hanya mampu menyuplai sekitar 2 ton per hari.

“Dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah kota, kami berharap budidaya ikan nila mendapatkan dukungan khusus demi mewujudkan program nasional swasembada pangan,” ujar Endri.

Panen raya ini merupakan yang pertama bagi APPIAT, dengan total panen sebanyak 1 ton dari kelompok tani Karya Emas Bersama. Endri berharap kegiatan ini akan berlanjut dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani di Pekanbaru.

Sejalan dengan arahan Pemerintah Kota Pekanbaru, APPIAT siap mendukung kelompok tani dengan menyediakan pelatihan terkait pembibitan, pembuatan kolam, hingga proses panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, drh. Pirdaus, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia juga mendorong masyarakat untuk memiliki minimal dua kolam ikan di setiap rumah sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Harapan kami, kelompok tani yang terlibat dalam program ini juga dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dapur umum untuk program makan gizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo,” ujar Pirdaus.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, mengusulkan agar setiap kelurahan fokus pada satu jenis ikan tertentu guna menekan biaya operasional, termasuk pakan dan transportasi. Menurutnya, biaya pakan yang tinggi menjadi tantangan utama bagi para pembudidaya ikan.

Wakil Wali Kota Terpilih Pekanbaru, Makarius Anwar, turut memberikan dukungan penuh terhadap panen raya ini. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan program nasional Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo.

“Semoga kelompok tani Karya Emas Bersama bisa menjadi model atau percontohan bagi kelompok lain, baik yang sudah berjalan maupun yang baru akan tumbuh,” ujar Makarius.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan budidaya ikan nila berbasis bioflok dapat berkembang lebih pesat di Pekanbaru dan membantu meningkatkan ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat setempat.***

Tags: budidayaperikanan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut
Insight

Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut

...

Read moreDetails
Riau Baru Dapai Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Riau Baru Dapat Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Santri Ini Berhasil Kembangkan Usaha Budidaya Entok Jumbo hanya dengan Memanfaatkan Limbah Nasi

Santri Ini Berhasil Kembangkan Usaha Budidaya Entok Jumbo hanya dengan Memanfaatkan Limbah Nasi

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Peluang Usaha Budidaya Rumput Azolla, Solusi Pakan Alternatif Bagi Para Peternak

Peluang Usaha Budidaya Rumput Azolla, Solusi Pakan Alternatif Bagi Para Peternak

Next Post

5 Trik Agar Hari Senin Lebih Ceria

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.