• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Penyebab Terkikisnya Daya Beli dan Pendapatan Masyarakat

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 November 2024
Judi online

Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas ini judi online, telah menyedot daya beli masyarakat sehingga berdampak negatif pada konsumsi domestik yang menjadi penopang utama perekonomian Indonesia.

BERTUAHPOS.COM — Judi online dianggap menjadi penyebab terkikisnya daya beli dan pendapatan masyarakat saat ini, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Aktivitas ini judi online, telah menyedot daya beli masyarakat sehingga berdampak negatif pada konsumsi domestik yang menjadi penopang utama perekonomian Indonesia.

“Saya tidak memungkiri ada indikasi-indikasi yang kita harus waspadai. Salah satunya adalah judi online yang menyerap daya beli masyarakat untuk aktivitas yang tidak menghasilkan konsumsi, tetapi justru hilang di judi online,” ujarnya.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin, 18 November 2024.

Dia menuturkan, konsumsi rumah tangga, berkontribusi sebesar 53,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), hanya tumbuh 4,91% pada kuartal III-2024. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada kuartal II-2024 sebesar 4,93%.

Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 hanya mencapai 4,95%, turun dari kuartal II-2024 (5,11%) dan kuartal I-2024 (5,05%) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menjelaskan bahwa banyak masyarakat terjerumus dalam judi online karena keterbatasan pendapatan mereka.

“Motif mereka bermain judi online adalah karena pendapatan terbatas atau berkurang, meskipun ada kenaikan, tetapi sangat kecil. Di sisi lain, kebutuhan hidup tetap tinggi, bahkan meningkat, sehingga mereka mencari alternatif pendapatan tambahan melalui judi online,” jelas Huda.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa nilai transaksi judi online di Indonesia mencapai Rp100 triliun pada semester I-2024. Angka ini meningkat menjadi Rp174,5 triliun selama periode Januari hingga Juli 2024 dengan total 117 juta transaksi.

Lonjakan transaksi judi online tertinggi terjadi pada 2020 ke 2021, yang meningkat 267%, dari Rp15,7 triliun menjadi Rp57,9 triliun. Pada periode 2022 ke 2023, peningkatan juga signifikan sebesar 213%, dari Rp104,4 triliun menjadi Rp327 triliun.

Secara akumulatif, perputaran uang terkait judi online selama 2023 mencapai 63% dari total perputaran uang yang tercatat sejak 2017 hingga 2023, yakni sebesar Rp517 triliun.***

Tags: ekonomijudi online
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen

Next Post
Sasar 5.000 Sumur Migas, Satgas Besutan Bahlil Diklaim Dapat “Hidupkan” Sumur yang “Mati”

Berikut Ini Kondisi Pertumbuhan Ekonomi Riau Tanpa Migas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.