• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ada Pengelompokkan Dunia Pendidikan Jika UU No 32/2014 Ditafsirkan Secara Kerdil

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Mei 2019
Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dewan Pendidikan menilai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tidak cukup hanya ditafsirkan secara umum dengan mengabaikan pemikiran-pemikiran mendasar. Terutama terhadap peralihan kewenangan lembaga pendidikan tingkat SMA/SMK/sederajat menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Kalau kita hanya menafsirkan secara kerdil atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerh itu, maka dunia pendidikan ini akan terjadi pengelompokkan. Antara tingkat SD, SMP/sederajat, dengan SMA, SMK/sederajat itu sudah beda tanggung jawab. Artinya ada pengelompokkan di situ,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Zulkarnai Noerdin

Padahal, menurut dia, secara keseluruhan antara kewenangan ini punya keterkaitan satu sama lain yang tidak bisa dipisahkan. Dia menyontohkan, jika lembaga pendidikan setingkat SD, SMP/sederajat merupakan hulu pendidikan, dan SMA, SMK/Sederajat itu adalah bagian hilirnya, maka jelas sekali keterkaitan antara kedua tanggung jawab tersebut menjadi satu bagian yang tidak terpisahikan.

“Mengapa kualitas pendidikan siswa SMA, SMK/sederajat rendah? Kalau kita tarik ke hulunya, karena memang kualitas siswa di tingkat SD, SMP/sederajat juga rendah,” katannya.

“Padalah pendidikan tingkat SD, SMP/sederjat menjadi kewenangan Kabupaten/Kota. Sedangkan pendikan setingkat SMA, SMK/sederajat mennjadi kewenangan provini. Lantas tidak mungkin antara provinsi dan kabupaten/kota saling menyalahkan dalam hal ini,” sebut dia.

Dia menambahkan, masalah kualitas siswa juga sangat berkaitan erat dengan tenaga pendidiknya (guru). Sementara itu, masalah yang kini dihadapi yakni soal pemerataan tenaga pendidik. Dalam catatan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, beberapa daerah di Riau ada yang kelebihan tenaga pendidik PNS, sedangkan di beberapa daerah lainnya malah kekurangan tenaga pendidikan PNS.

“Makanya saya bilang, memang perlu adanya pemerataan guru kalau memang ingin  siswa dan lembaga pendidikan meningkat kualitasnya,” sebutnya.

Meskipun dalam praktiknya, lanjut Zulkarnain mutu pendidikan di hulu sangat menentukan kualitas pendidikn hilir. Kalau dari SD dan SMP-nya siswa itu sudah bagus, ketika duduk di bangku SMA atau SMK, siswa itu juga tetap bagus, tentunya dengan arahan tenaga pendidik.

Dia menyontohkan, ada satu sekolah SMA di daerah, dimana untuk bidang olah raga, SMA ini selalu unggul dari SMA, SMK lain. Selalu juara dalam setiap kompetisi olahraga. Setelah ditelusuri, ternyata memang pihak sekolah sudah mencari bibit-bibit unggul di bidang itu, sejak siswa tersebut duduk di bangku SD. Saat tamat SMP, direkrut.

“Intinya mendidik untuk menciptakan siswa berkualitas itu juga harus dengan metode,” ungkapnya. (bpc3)

Tags: pendidikan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Ini Alasan Ombudsman Riau Buka Posko Pengaduan Ijazah

Ini Alasan Ombudsman Riau Buka Posko Pengaduan Ijazah

Next Post

Kekalahan Tentara Mongol di Mesir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.